Tribun

DPR Pilih 7 Calon Hakim Agung, Termasuk 2 Penghukum Ahok

Dwiarso dan Jupriadi terpilih menjadi hakim agung setelah menjalani uji kepatutan dan kelayakan di depan Komisi III DPR RI.

Editor: Malvyandie Haryadi
DPR Pilih 7 Calon Hakim Agung, Termasuk 2 Penghukum Ahok
Kompas.com/ (Getty/Independent)
Hakim. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Dua hakim yang pernah menghukum mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok dalam kasus penistaan agama, Dwiarso Budi Santiarto dan Jupriyadi, akhirnya terpilih menjadi hakim agung.

Dwiarso dan Jupriadi terpilih menjadi hakim agung setelah menjalani uji kepatutan dan kelayakan di depan Komisi III DPR RI.

Dari 11 calon hakim agung yang diusulkan Komisi Yudisial (KY), hanya 7 orang yang dipilih oleh DPR. Selain Dwiarso dan Jupriadi sebagai calon Hakim Agung Kamar Pidana, nama lain yang juga dipilih DPR yakni Prim Haryadi (Calon Hakim Agung Kamar Pidana), Suharto (Calon Hakim Agung Kamar Pidana), Yohanes Priyana (Calon Hakim Agung Kamar Pidana), H. Haswandir, (Calon Hakim Agung Kamar Perdata), dan Brigjen TNI Dr. Tama Ulinta Br Tarigan, (Calon Hakim Kamar Militer).

Ketua Komisi III DPRI RI Herman Herry mengatakan, proses pemilihan calon Hakim Agung ini dilakukan secara profesional dan transparan. Itu bertujuan agar para calon Hakim Agung yang dipilih adalah yang kredibel dan berintegritas.

Baca juga: Ini Pertimbangan MAKI Belum Laporkan Pimpinan KPK Lili Pintauli ke Kejaksaan Agung

”Seperti bisa kita pantau bersama, Komisi III telah melaksanakan proses fit and proper test secara transparan dan bisa disaksikan oleh seluruh rakyat Indonesia,” kata Herman di Gedung DPR, Jakarta, Selasa (21/9).

Politikus PDI Perjuangan itu menyampaikan, hasil ini merupakan kesepakatan seluruh fraksi yang ada di Komisi III.

Di mana, setiap Fraksi memiliki hak yang sama dalam menyetujui atau menolak Calon Hakim Agung.

”Tentunya setiap fraksi memiliki penilaian sendiri dalam menilai setiap calon. Tetapi, kami telah sepakat dalam proses ini kami berfokus pada tiga aspek, yaitu pemahaman calon terhadap tugas dan fungsi sebagai hakim agung, integritas calon, dan rekam jejak,” ujarnya.

Herman berharap calon Hakim Agung yang dipilih dapat menjalankan tugasnya dengan baik dan menjunjung tinggi rasa keadilan bagi seluruh rakyat Indonesia.

”Komisi III mengucapkan selamat bekerja kepada para Yang Mulia Hakim Agung yang terpilih. Sebagai hakim tertinggi, semoga selalu menjadi benteng dalam menjaga aspirasi keadilan seluruh masyarakat Indonesia,” kata Herman.

Halaman
123
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas