Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
Desktop Version

Virus Corona

Indonesia Terus Suarakan Kesetaraan Vaksinasi Covid-19

Menteri Luar Negeri Retno Marsudi mengatakan Indonesia terus mendorong kesetaraan akses vaksin bagi semua negara di dunia.

Indonesia Terus Suarakan Kesetaraan Vaksinasi Covid-19
PRESIDENTIAL PALACE/Agus Soeparto
Presiden RI Joko Widodo melepas Tukik di Pantai Kemiren, Desa Griya Tegalsari, Kelurahan Tegal Kamulyan, Kecamatan Cilacap Selatan, Kabupaten Cilacap, Provinsi Jawa Tengah. Kamis (23/9/2021). (PRESIDENTIAL PALACE/Agus Soeparto) 

TRIBUNNEWS. COM, JAKARTA - Menteri Luar Negeri Retno Marsudi mengatakan Indonesia terus mendorong kesetaraan akses vaksin bagi semua negara di dunia.

Ini merupakan bagian dari upaya bersama untuk mengatasi pandemi secara global. 

“Presiden mengatakan pemulihan ekonomi hanya dapat dilakukan jika kita dapat mengatasi pandemi secara bersama, dan pandemi hanya dapat diatasi jika kita dapat mempersempit ketimpangan akses terhadap vaksin,” ujar Retno saat menerima kedatangan vaksin Covid-19 secara virtual yang disiarkan Youtube Sekretariat Presiden, Jumat (24/09/2021).

Pada Pertemuan tingkat tinggi dunia Global COVID-19 Summit yang digagas oleh Presiden Amerika Serikat Joe Biden, Presiden Jokowi, kata Retno juga menyuarakan hal yang sama, yakni mendorong peningkatan kerja sama dalam penanganan Pandemi Covid. 

 “Presiden Republik Indonesia di dalam Global Summit to End COVID-19 Pandemic mengatakan, ketimpangan vaksin antarnegara harus diatasi melalui COVAX Facility, kerja sama dose-sharing, dan akses yang merata terhadap vaksin harus ditingkatkan,” ungkap Menlu.

 Pertemuan ini bertujuan untuk menggalang dukungan dan melakukan rencana aksi yang nyata guna mewujudkan ketersediaan tambahan tujuh miliar dosis vaksin pada akhir tahun ini dan tujuh miliar dosis berikutnya pada pertengahan tahun 2022.

Dalam pertemuan tersebut, Presiden RI juga menekankan bahwa politisasi dan nasionalisme vaksin harus diakhiri.

Baca juga: Di PBB, Presiden Jokowi Serukan Semua Negara Berbagi Beban Atasi Tantangan Global

 “Solidaritas dan kerja sama, menurut Presiden, merupakan kunci untuk dunia keluar dari pandemi, pulih bersama,” kata Retno.

 Lebih lanjut Menlu menyampaikan, kesenjangan akses terhadap vaksin telah menjadi perhatian dunia saat ini.

Menlu mengungkapkan, Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres dalam Sidang Majelis Umum PBB menyoroti di saat sebagian negara memiliki kelebihan vaksin, sebagian negara lainnya tidak memiliki vaksin

“Diibaratkan oleh Sekjen [PBB] bahwa kita lulus tes dalam sains tetapi kita mendapat nilai F dalam etika. Ini pernyataan tajam yang disampaikan Sekjen PBB untuk mengungkapkan kegelisahannya terkait kesenjangan akses terhadap vaksin,” pungkasnya.

Penulis: Taufik Ismail
Editor: Johnson Simanjuntak
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas