Tribun

PPP Desak Aparat Tangkap Aktor Intelektual terkait Kerusuhan di Distrik Dekai Yahukimo

Aparat hukum dan keamanan harus bisa memberikan jaminan keamanan kepada semua warga di Distrik Dekai agar tidak lagi ada korban berjatuhan.

Penulis: Fransiskus Adhiyuda Prasetia
Editor: Dewi Agustina
PPP Desak Aparat Tangkap Aktor Intelektual terkait Kerusuhan di Distrik Dekai Yahukimo
Istimewa
Sejumlah warga di Kabupaten Yahukimo mulai membakar sejumlah rumah dan melempari toko. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Fransiskus Adhiyuda

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Sekretaris Fraksi PPP DPR RI Achmad Baidowi menyoroti kerusuhan di Distrik Dekai Yahukimo Papua yang menewaskan sedikitnya enam korban jiwa.

Pria yang akrab disapa Awiek ini mengatakan, peristiwa itu perlu mendapatkan perhatian lebih aparat hukum.

Apalagi kerusuhan ini berpotensi ditunggani oleh kelompok sparatis dari Komite Nasional Papua Barat (KNPB) yang ingin merongrong Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

"Dalam menangani kasus ini, aparat hukum dan keamanan juga perlu memperhatikan hal-hal sensitif agar kerusuhan tidak meluas mengingat kerusuhan pada awalnya terjadi di rumah ibadah dan dilakukan oleh kelompok tertentu," kata Awiek dalam keterangannya, Senin (4/10/2021).

"Sehingga dengan kehati-hatian namun tetap mengedepankan proses hukum yang adil tersebut tidak memperluas kerusuhan pada isu SARA yang berpotensi semakin dimanfaatkan oleh KNPB dan kelompok separatis lainnya," tambahnya.

Baca juga: Ricuh di Yahukimo Papua, TNI-Polri Patroli hingga ke Pinggiran Kota Dekai

Ketua DPP PPP ini juga meminta kepada aparat hukum perlu menangkap aktor intelektual di balik kerusuhan Yahukimo ini.

Juga meluruskan semua berita bohong atau hoax yang sengaja dimanfaatkan kelompok tertentu untuk menyulut permusuhan dan kebencian yang diduga membuat kerusuhan ini terjadi.

Menurutnya, aparat hukum dan keamanan harus bisa memberikan jaminan keamanan kepada semua warga di Distrik Dekai agar tidak lagi ada korban berjatuhan.

Tindakan tegas perlu diperlihatkan agar oknum-oknum yang sengaja menyulut kerusuhan dan mengambil keuntungan dari kondisi keuntungan di tengah situasi yang tak kondusif bisa ditangani dan ditindak.

"Saat ini di tanah Papua sedang digelar PON XX. Jangan sampai kasus di Yahukimo mengganggu perhelatan olahraga nasional tersebut dan menciderai semangat sportifitas para atlet yang berjuang untuk meraih prestasi," jelasnya.

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas