Tribun

Muhaimin Iskandar Minta Kader PKB Kampanyekan Gagasan dan Perjuangan Lewat Medsos

Abdul Muhaimin Iskandar mengajak seluruh pengurus dan kader PKB untuk proaktif menyuarakan dan memunculkan seluruh jejak perjuangan di legislatif maup

Penulis: Fransiskus Adhiyuda Prasetia
Editor: Johnson Simanjuntak
Muhaimin Iskandar Minta Kader PKB Kampanyekan Gagasan dan Perjuangan Lewat Medsos
Tribunnews.com/ Chaerul Umam
Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar dalam acara Doa Bersama dan Syukur 23 Tahun Melayani Bangsa secara virtual, Kamis (23/7/2021). 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Abdul Muhaimin Iskandar mengajak seluruh pengurus dan kader PKB untuk proaktif menyuarakan dan memunculkan seluruh jejak perjuangan di legislatif maupun eksekutif dengan konten yang kreatif melalui media mainstream maupun media sosial.

Hal itu disampaikan Muhaimin saat menghadiri Muscab PKB se Provinsi Jambi secara virtual, Sabtu (9/10/2021).

“PKB harus terdepan muncul menjadi berita, tidak boleh sepi dan tidak boleh tidak hadir di dalam pemberitaan besar di daerah masing-masing,” kata Gus Muhaimin.

Menurut Gus Muhaimin, kehadiran mereka di media menjadi salah satu cara efektif menaikkan elektabilitas dan popularitas partai maupun individu, terlebih jika dirangkai dengan konten yang kreatif dan inovatif.

Ia menegaskan, media merupakan kata kunci sekaligus alat menyajikan kehadiran, kemunculan, dan kepedulian PKB yang konkret dan harus diketahui oleh masyarakat secara luas.

“Setidak-tidaknya media lokal masing-masing, syukur-syukur media nasional. Apalagi di era sosial media memberikan peluang kepada setiap kader dan pengurus PKB untuk muncul dengan gaya apapun yang bisa mendongkrak popularitas PKB,” tegas Gus Muhaimin.

Di sisi lain, Gus Muhaimin mengingatkan keadaan jelang Pemilu 2024 yang berbeda dengan pesta demokrasi sebelumnya. 

Baca juga: Profil Yahya Cholil Staquf, Putra Pendiri NU dan PKB yang Disebut sebagai Calon Ketua Umum PBNU

Pertama, ada peta baru model kompetesi, karena Pilpres 2024 akan melibatkan kandidat-kandidat baru sehingga juga memerlukan cara kerja politik yang baru.

Kedua, ada pemilih-pemilih baru dari kalangan muda. Gus Muhaimin menyatakan, ada sekirar 52 persen pemilih muda yang akan turut menyalurkan suaranya pada Pemilu 2024 mendatang. 

Kondisi ini, ia sebut sebagai tantangan yang harus diantisipasi dengan baik oleh setiap kader PKB.

“Tidak mudah kalau tidak kita manage dengan baik. Jadi akan ada kompetisi dengan suasana yang berbeda dan harus kita antisipasi dengan kreatifitas dan inovasi. Kita harus membangun cara kerja baru, struktur kalau perlu juga baru yang kreatif adan inovatif, desain-desain baru yang memadai,” terangnya.

Karena itu, Wakil Ketua DPR RI ini mengajak seluruh kader untuk menjadikan dunia sosial media sebagai prioritas. 

Medsos dinilainya sebagai alat yang murah dan mudah mengkampanyekan gagasan, ide, serta jejak perjuangan PKB kepada masyarakat luas.

“Sosial media harus menjadi prioritas, kita harus merebut jejaring network sosmed, baik di WA di Facebook. Karena pertempuran yang pertama adalah di medan laga sosial media, pertempuran kedua di medan man to man, face to face, door to door,” jelas Gus Muhaimin.
 

Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas