Tribun

Penangkapan Terduga Teroris

Cerita Kompol Galih Tangkap Pemilik 35 Kg Bom Mother of Satan 4 Tahun Lalu: 'Geraknya Mencurigakan'

Galih terkejut saat mengetahui Imam Mulyana ternyata mengaku masih menyimpan bom seberat 35 kilogram (kg).

Editor: Dewi Agustina
Cerita Kompol Galih Tangkap Pemilik 35 Kg Bom Mother of Satan 4 Tahun Lalu: 'Geraknya Mencurigakan'
Tribun Jabar
Wakapolres Indramayu, Kompol Galih Wardani, Minggu (10/10/2021). 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Handhika Rahman

TRIBUNNEWS.COM, INDRAMAYU - Nama Imam Mulyana belakangan ini kembali muncul ke publik. Dia adalah terpidana teroris jaringan Jamaah Ansharut Daulah (JAD) yang ditangkap pada 2017.

Bukan tanpa alasan namanya kembali mencuat.

Ya, Imam adalah pemilih bahan peledak 35 Kg yang disimpannya di kaki Gunung Ciremai beberapa waktu lalu.

Imam kemudian menginformasikan kepada Tim Detasemen Khusus 88 Antitetor Polri bahwa ia masih menyimpan 35 kg bahan peledak jenis TATP atau dikenal sebagai 'Mother of Satan' itu di kaki Gunung Ciremai, Kabupaten Majalengka.

Belakangan bahan peledak itu akhirnya diledakkan dan disaksikan langsung oleh pemiliknya, Imam Mulyana.

Imam Mulyana akhirnya mengucap ikrar setianya kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Hal ini disambut gembira oleh Wakapolres Indramayu, Kompol Galih Wardani. Kompol Galih senang Imam akhirnya bersumpah setia kepada NKRI.

"Kalau saya melihat di berita, ya alhamdulillah, pada saat penangkapan kami di tahun 2017 ternyata orang yang kami tangkap ini, alhamdulillah, bisa kembali ke NKRI," ujar Wakapolres Indramayu, Kompol Galih Wardani, kepada Tribuncirebon.com, Minggu (10/10/2021).

Baca juga: Menyesal Pernah Menyimpan 35 Kg Bahan Peledak, Imam Menangis Lihat Langsung Betapa Dahsyat Ledakan

Kompol Galih Wardani adalah orang yang paling berperan dalam penangkapan Imam Mulyana.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas