Tribun

Pengamat Apresiasi Atensi Kepala KSP Moeldoko kepada Petambak Garam

Varhan menegaskan bahwa apa yang dilakukan Moeldoko tersebut sejatinya memang ‘wajib’ dilakukan para pejabat publik.

Penulis: Malvyandie Haryadi
Editor: Hasanudin Aco
Pengamat Apresiasi Atensi Kepala KSP Moeldoko kepada Petambak Garam
Dok KSP
Moeldoko 

“Pak Moeldoko tampak sangat mengerti dan arif akan hal tersebut. Sebagaimana keberadaan manusa dengan dua telinga dan satu mulut, yang bagi pejabat publik bisa diinterpretasikan sebagai keharusan untuk lebih banyak mendengar sebelum memberikan arah dan perintah melalui mulut,” kata Varhan.

Sebelumnya, Kepala KSP Moeldoko pada Jumat (8/10/2021) lalu langsung turun ke bawah, menemui dan mendengarkan keluhan para petani garam di Desa Rawaurip, Kecamatan Pangenan, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat.

Hal itu membuat keluhan para petani garam mengalir deras.

Mereka mengeluhkan banyak hal, terutama berkaitan dengan harga garam yang anjlok serta rawannya kemungkinan terjadi abrasi di tepi pantai Cirebon.

"Harga garam anjlok sekali hanya Rp 500 per kilogram. Kami mohon pemerintah bisa segera menetapkan HET (harga eceran terendah)," ujar salah satu petani garam bernama Ismail Marzuki.

Setelah mendengar keluh-kesah petani garam, Moeldoko merespons dan menyatakan pemerintah sedang menyiapkan alternatif solusi untuk menyelesaikan persoalan yang dihadapi petani garam di lapangan.

Hal itu meliputi, antara lain, kebijakan impor garam industry, serta akan adanya program revitalisasi bibir pantai utara Jawa.

Sehubungan dengan tingkat harga, Moeldoko juga berjanji untuk menyampaikan aspirasi petani garam kepada kementerian/lembaga terkait.

Dia juga tak lupa mengajak para petani garam untuk tetap optimistis, meski masih ada beragam persoalan yang harus dihadapi.

Ikuti kami di
Klub
D
M
S
K
GM
GK
-/+
P
© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas