Tribun

Kasus Asabri

Kerugian Negara Capai Rp 22 Triliun, Kasus Dugaan Korupsi Asabri Harus Diusut Tuntas

Tim penyidik memburu aset milik tersangka untuk menutupi kerugian negara di kasus Asabri yang mencapai lebih dari Rp 22 triliun.

Penulis: Glery Lazuardi
Editor: Malvyandie Haryadi
Kerugian Negara Capai Rp 22 Triliun, Kasus Dugaan Korupsi Asabri Harus Diusut Tuntas
Tribunnews.com/Ilham Rian Pratama
Sidang pembacaan surat dakwaan terhadap delapan terdakwa kasus dugaan korupsi pengelolaan keuangan dan dana investasi pada PT Asuransi Sosial Bersenjata Republik Indonesia (Asabri) di Pengadilan Tipikor Jakarta, Senin (16/8/2021). 

Sementara itu, Direktur Eksekutif Indonesia Justice Watch, Akbar Hidayatullah,
meminta agar proses pengungkapan perkara dilakukan secara menyeluruh.

“Tidak boleh ada tebang pilih," tambahnya.

Baca juga: Tersangka Kasus Korupsi Asabri Ilham Wardhana Meninggal Dunia Karena Sakit

Untuk diketahui, Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) menyimpulkan adanya penyimpangan terhadap peraturan perundang-undangan yang dilakukan oleh pihak- pihak terkait dalam pengelolaan investasi saham dan reksa dana di PT Asuransi Sosial Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (Persero) atau Asabri.

Dalam gelaran konferensi pers bersama Kejaksaan Agung, Ketua BPK Agung Firman Sampurna mengatakan, total nilai pasti kerugian negara dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi Asabri mencapai Rp 22,78 triliun.

Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas