Tribun

Perlindungan Data Pribadi Punya Pengaruh Besar untuk Pemulihan Ekonomi Digital di Indonesia

Rancangan Undang-undang Perlindungan Data Pribadi dinilai penting, sebab memiliki pengaruh besar terhadap pemulihan ekonomi digital di Indonesia.

Penulis: Wahyu Aji
Editor: Adi Suhendi
Perlindungan Data Pribadi Punya Pengaruh Besar untuk Pemulihan Ekonomi Digital di Indonesia
Istimewa
Webinar Ngobrol Bareng Legislator yang bertajuk "Menelaah Data Pribadi: Definisi, Tipe Data, Kebijakan Perlindungan" yang diselenggarakan di Depok, Senin (18/10). 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Wahyu Aji

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Rancangan Undang-undang Perlindungan Data Pribadi dinilai penting, sebab memiliki pengaruh besar terhadap pemulihan ekonomi digital di Indonesia.

Peran RUU Perlindungan Data Pribadi untuk dunia ekonomi digital harus melindungi data konsumen.

Selain itu, perlindungan ini diperlukan untuk mendorong kepercayaan masyarakat dalam aktivitas jual beli online atau bertransaksi pada aplikasi belanja online.

Demikian kesimpulan dalam diskusi Webinar Ngobrol Bareng Legislator yang bertajuk "Menelaah Data Pribadi: Definisi, Tipe Data, Kebijakan Perlindungan" yang diselenggarakan di Depok, Senin (18/10/2021).

Agenda Webinar ini dihadiri Bobby Adhityo Rizaldi selaku Anggota Komisi I DPR RI Dapil Sumatera Selatan II dari Fraksi Golkar dan Semuel A Pangerapan selaku Dirjen Aplikasi Informatika.

Selain itu, turut hadir narasumber lainnya seperti Tony Seno selaku Praktisi ICT dan Charnis Athe selaku Ketua Bidang Data dan Keamanan Siber idEA.

"Salah satu pilar penting dalam mendukung terwujudnya agenda transformasi digital adalah menciptakan masyarakat digital dimana kemampuan literasi digital masyarakat memegang peranan penting di dalamnya, kemampuan tersebut menjadi tingkatan dasar yang paling krusial dalam menghadapi pesatnya perkembangan teknologi," kata Semuel A Pangerapan.

Sementara itu Bobby Adhityo Rizaldi menyampaikan pengetahuan tentang Data Pribadi kepada peserta Webinar.

Baca juga: Pengamat: Bank Tak Kembangkan Layanan Digital Bakal Tersingkir

"Data pribadi menurut Draft RUU PDP adalah setiap data tentang kehidupan seseorang baik teridentifikasi dan/atau dapat diidentifikasi secara tersendiri atau dikombinasi dengan informasi lainnya baik secara langsung maupun tidak langsung melalui system elektronik dan/atau non-elektronik. Hingga saat ini Indonesia masih belum memiliki kebijakan mengenai perlindungan data pribadi dalam satu undang-undang khusus," katanya.

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas