Tribun

Polisi Geledah Ponsel Warga Saat Patroli, Pakar Hukum Pidana: Hukum Seolah-olah Ada di Tangannya

Agustinus menyebut tindakan itu memberikan kesan kalau aparat penegak hukum memiliki kewenangan besar dalam bertugas.

Penulis: Igman Ibrahim
Editor: Hasanudin Aco
Polisi Geledah Ponsel Warga Saat Patroli, Pakar Hukum Pidana: Hukum Seolah-olah Ada di Tangannya
Tribun Medan/IST
Aipda MP Ambarita, polisi yang ikut memeriksa ponsel salah seorang warga yang terkena razia patroli malam. 

Laporan Reporter Tribunnews.com, Rizki Sandi Saputra

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pakar Hukum Pidana dari Universitas Parahyangan, Agustinus Pohan, menyoroti tindakan anggota kepolisian yang melakukan pemeriksaan handphone pribadi masyarakat saat sedang berpatroli.

Agustinus menyebut tindakan itu memberikan kesan kalau aparat penegak hukum memiliki kewenangan besar dalam bertugas.

Bahkan kata dia tindakan itu seakan membuat keberadaan hukum hanya berada di tangan kepolisian terlebih saat di jalan raya.

"Jadi memang itu ada kesan bahwa polisi yang patroli itu atau penegak hukum itu memperlihatkan adanya kewenangan yang luar biasa," kata Agustinus saat dikonfirmasi Tribunnews.com, Selasa (19/10/2021).

"Hukum betul-betul kaya berada di tangannya dan seakan-akan dia bisa menafsirkan, menerapkan itu sesuai dengan seleranya," sambungnya.

Baca juga: Pakar Hukum: Polisi Wajib Hormati Hak dan Privasi Masyarakat Saat Berpatroli

Tak hanya itu, Agustinus mengatakan dalam bertugas sudah seharusnya anggota kepolisian dapat menghormati prosedur dan prinsip praduga tak bersalah serta menghargai hak privasi masyarakat.

"Sebenarnya patroli saya yakin itu sangat bermanfaat, sangat diperlukan oleh masyarakat, namun demikian juga, prosedur tetap harus diperhatikan prinsip praduga tidak bersalah, hormati hak orang lain, hormati privasi orang lain," ucapnya.

Lebih lanjut, kata dia, anggota kepolisian juga harus dapat mengontrol kewenangan sebagai aparat penegak hukum.

Jangan sampai karena diberikan kewenangan maka bisa bertindak tak terbatas kepada masyarakat, terlebih pada masyarakat golongan tertentu.

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas