Tribun

Dua Tahun Jokowi-Ma'ruf Amin, Waketum MUI: Pembangunan Infrastruktur Terlihat Jelas 

2 tahun pemerintahan Jokowi-Maruf Amin, Marsudi Syuhud nilai mereka sudah menjalankan janji kampanyenya yakni perbaikan infrastruktur

Penulis: Vincentius Jyestha Candraditya
Editor: Theresia Felisiani
Dua Tahun Jokowi-Ma'ruf Amin, Waketum MUI: Pembangunan Infrastruktur Terlihat Jelas 
Istimewa
Wakil ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) KH Marsudi Syuhud 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Hari ini, Rabu 20 Oktober 2021, tepat dua tahun pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Wakil Presiden Ma'ruf Amin berjalan. 

Wakil ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) KH Marsudi Syuhud menyampaikan sederet catatan. 

Marsudi mengapresiasi Presiden Jokowi bisa menjaga persatuan dan kesatuan bangsa ini dengan 280 juta rakyatnya, sehingga menciptakan keamanan. 

"Karena tanpa kesatuan dan keamanan usaha apa pun akan mengalami barrier problem-problem masyarakat atau problem kawasan dan alhamdulillah ini bisa ditangani," kata KH Marsudi Syuhud di Jakarta, Selasa (19/10/2021). 

Baca juga: 2 Tahun Pemerintahan Jokowi: Relawan Soroti Menteri Fokus Pemilu, Kondisi Politik Dinilai Memburuk

Baca juga: Moeldoko Ungkap Pesan Jokowi yang Sering Diulang Tiap Rapat Terbatas

Menurutnya, pemerintahan Jokowi-Amin juga menjalankan janji kampanyenya yakni perbaikan infrastruktur. 

"Siapa saja enggak bisa menafikan diri saat dari Sabang Sampai Merauke kelihatan jelas. jadi orang hidup itu punya legacy ketika punya legacy itu punya tinggalan beliau ini punya tinggalan," ujarnya. 

Lebih lanjut KH Marsudi Syuhud menegaskan dalam kondisi Covid-19, pemerintahan Jokowi-Amin masih bisa tetap melaksanakan janji kampanyenya dengan baik. 

"Negara-negara lain, ekonomi kondisi Covid-19 ini yang tidak hanya membunuh manusia, termasuk mesin-mesin produksi itu terbunuh juga maka banyak negara yang ekonominya decline. Alhamdulillah Indonesia masih tetap berjalan, Betapapun terseok-seok tetapi tetap tumbuh walaupun perlahan," ujarnya. 

Baca juga: Bersaing Ketat di Hasil Survei, Tiga Nama Bakal Capres Ini Belum Tentu Ikut Pilpres 2024, Kenapa ? 

KH Marsudi Syuhud juga mengapresiasi penanganan Covid-19 di Indonesia yang menduduki peringkat kelima dengan peserta vaksin terbanyak. 

Dia juga menyebutkan, disaat negara lain masih berebutan untuk mendapatkan vaksin, pemerintah Indonesia justru sudah melakukan vaksinasi. 

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas