Tribun

Mensos Risma Salurkan Bantuan Rp 1 Miliar untuk Warga Bali

Menteri Sosial Tri Rismaharini menyerahkan bantuan Asistensi Rehabilitatif Sosial (Atensi) di Provinsi Bali. 

Penulis: Fahdi Fahlevi
Editor: Malvyandie Haryadi
Mensos Risma Salurkan Bantuan Rp 1 Miliar untuk Warga Bali
Kemensos RI
Mensos Risma. 

Laporan wartawan Tribunnews.com, Fahdi Fahlevi 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Menteri Sosial Tri Rismaharini menyerahkan bantuan Asistensi Rehabilitatif Sosial (Atensi) di Provinsi Bali

Bantuan menjangkau 1.676 penerima manfaat dengan nilai sebesar Rp1.069.003.950.

Termasuk dalam bantuan Atensi terdapat 90 anak yatim, piatu dan yatim-piatu di Provinsi Bali, yang menerima bantuan.  

"Anak yatim diberikan bantuan. Yaitu berupa tabungan anak yatim, piatu dan yatim piatu dengan nilai Rp200.000 bagi yang sudah sekolah dan Rp300.000 bagi yang belum sekolah," kata Risma melalui keterangan tertulis, Kamis (21/10/2021).

Risma meminta kepada anak yatim, piatu dan yatim piatu yang hadir di Balai Mahatmya agar tidak takut dan khawatir.

Baca juga: Mensos Risma: Ekonomi di Level Bawah Tidak Bergerak Jika Bansos Belum Cair

"Ada ibu ya. silakan kalau kalian ada apa-apa bisa menghubungi ibu ya," kata Risma.

Kementerian Sosial telah menyusun program perlindungan bagi anak yatim, piatu dan yatim piatu mencakup sasaran sebanyak 4.043.622 anak. 

Penerima bantuan terdiri dari 20.000 anak yang ditinggal orangtua akibat Covid-19; 45.000 anak yang diasuh di LKSA dan 3.978.622 anak diasuh oleh keluarga tidak mampu.

Perlindungan sosial bagi anak yatim, piatu dan yatim piatu yang orangtuanya meninggal akibat Covid-19 merupakan salah satu langkah strategis memastikan hak-hak anak tetap terpenuhi meski dalam situasi sulit. 

Kemensos tengah berkoordinasi dengan Kementerian Keuangan dan Bappenas RI untuk menyiapkan dukungan anggaran kurang lebih sekitar Rp3,2 triliun.

Dalam kesempatan tersebut, secara simbolik Mensos menyerahkan bantuan senilai total Rp1.053.924.950 yang terdiri dari dukungan aksesibilitas berupa tongkat penuntun adaptif, dan kursi roda.

Kemudian walker alat peraga edukatif, alat bantu dengar, dan bantuan buku literasi Braille), tabungan anak yatim, piatu dan yatim piatu, kebutuhan dasar dan nutrisi.

Bantuan juga diberikan dalam bentuk bantuan kewirausahaan, seperti usaha ukir, makanan, cuci motor, jahit, kelontong, usaha perlengkapan upacara adat, merajut, bertani, ternak.

Lalu usaha gula Aren, massage , kuliner, bengkel motor, cat motor, dan pembuatan meubelair. Bantuan secara total menjangkau sebanyak 1.679 penerima manfaat.

Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas