Tribun

Polri Tegaskan Tidak akan Membiarkan Anggotanya Bebas Melakukan Pelanggaran

Ahmad Ramadhan memastikan akan menindak para anggotanya yang melanggar sesuai dengan peraturan yang berlaku.

Penulis: Igman Ibrahim
Editor: Dewi Agustina
Polri Tegaskan Tidak akan Membiarkan Anggotanya Bebas Melakukan Pelanggaran
WARTAKOTA/Henry Lopulalan
Kabag Penum Divisi Humas Polri, Kombes Ahmad Ramadhan saat jumpa pres penagkapan mantan Sekretaris Umum FPI Munarman di Polda Metrojaya, Selasa(27/4/2021). Kombes Ahmad Ramadhan mengatakan penangkapan Munarman terkait dengan dugaan keterlibatan dengan aksi-aksi terorisme yang terjadi di sejumlah tempat beberapa waktu lalu. (Warta Kota/Henry Lopulalan) 

Sigit menekankan seluruh Kapolda dan Kapolres untuk tidak ragu memberikan sanksi tegas berupa pidana atau Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH) kepada personelnya yang tidak menjalankan tugas sesuai aturan.

Baca juga: Propam Periksa Admin Akun Instagram Humas Polda Kalteng, Gara-gara Panggil Netizen yang Kritik Polri

"Perlu tindakan tegas jadi tolong tidak pakai lama, segera copot, PTDH, dan proses pidana. Segera lakukan dan ini menjadi contoh bagi yang lainnya. Saya minta tidak ada Kasatwil yang ragu, bila ragu, saya ambil alih," kata Sigit dalam arahannya kepada jajaran melalui Vicon di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Selasa (19/10/2021).

Sebagai informasi, perilaku sejumlah anggota Polri belakangan menjadi sorotan. Bahkan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo juga telah mengeluarkan surat telegram untuk menindak anggota yang dianggap melanggar.

Adapun salah satu kasus yang jadi menjadi sorotan adalah Polsek Percut Sei Tuan Polrestabes Medan yang menetapkan seorang pedagang cabai yang sedang membela diri melawan preman sebagai tersangka.

Lalu, peristiwa anggota Polresta Tangerang Brigadir NP yang membanting mahasiswa hingga kejang-kejang saat mengamankan unjuk rasa. Selanjutnya, kasus Satlantas Polres Deli Serdang, Sumatera Utara, yang melakukan penganiayaan terhadap pengendara sepeda motor.

Kemudian, kasus Aipda Ambarita yang memeriksa paksa ponsel warga saat melakukan patroli malam. Berikutnya, admin akun instagram Humas Polda Kalimantan Tengah (Kalteng) yang memanggil netizen pengkritik Polri.

Terakhir, Anggota Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri Bripda AB yang viral karena diduga menyalagunakan pemakaian mobil dinas patroli untuk pacaran ke Taman Safari.

Ikuti kami di
Klub
D
M
S
K
GM
GK
-/+
P
© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas