Tribun

Rayakan Maulid Nabi, PDIP Gelar Khitanan Massal Khas Budaya Betawi

7 delman berangkat dari Tugu Proklamasi, Jakarta Pusat. Di masing-masing delman, ada empat orang anak yang ikut khiatanan berada di atasnya.

Editor: Johnson Simanjuntak
Rayakan Maulid Nabi, PDIP Gelar Khitanan Massal Khas Budaya Betawi
Ist
Dalam rangka memperingati Maulid Nabi Besar Muhammad SAW sekaligus menyambut Hari Sumpah Pemuda, DPP PDI Perjuangan (PDIP) menggelar khitanan massal. 

PDIP tidak bisa mengundang peserta sunat dalam jumlah besar. Itu sebabnya hanya empat anak per delman yang diangkut. Dan total anak yang menjalani khitanan hanya 68 orang. Karena semuanya dilaksanakan barus berdasarkan protokol kesehatan.

"Itulah maka kita hari ini mengadakan sunatan kepada 68 anak yang ada di Jakarta Pusat. Semua kegiatan sesuai dengan protokol kesehatan," jelas Eriko.

Namun demikian, Eriko mengatakan pihaknya ingin memberi pesan bahwa kegiatan keagamaan dan budaya lokal bisa berjalan bersamaan.

“Kita memadukan dalam menjalankan budaya lokal dan agama bisa seiring sejalan. Itulah yang kita lakukan dalam menyambut Maulid Nabi dan Sumpah Pemuda tahun ini," tambah Eriko.

Ketua DPC PDI Perjuangan Jakarta Pusat Wa Ode Herlina mengatakan acara khitanan massal ini digelar sebagai bentuk kepedulian dan berbagi sesama masyarakat yang membutuhkan.

"Semoga acara khitanan massal ini bisa dirasakan warga," kata Wa Ode Herlina.

Rida seorang warga yang anaknya ikut khitanan massal mengapresiasi digelarnya acara tersebut.

Apalagi, kata Rida, di tengah pandemi, kegiatan ini sangat membantu serta meringankan beban warga yang tidak mampu.

"Kita sebagai warga sekitar berterimakasih digelarnya acara khitanan massal ini," kata Rida.

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas