Tribun

Tanah Longsor Sebabkan Tiga Warga Tewas Saat Melintas di Deli Serdang

Tanah longsor kembali mengakibatkan tiga warga di wilayah Deli Serdang meninggal dunia.

Penulis: Taufik Ismail
Editor: Wahyu Aji
Tanah Longsor Sebabkan Tiga Warga Tewas Saat Melintas di Deli Serdang
istimewa
Plt. Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari 

Laporan Wartawan Tribunnews Taufik Ismail 

TRIBUNNEWS. COM, JAKARTA - Tanah longsor kembali mengakibatkan tiga warga di wilayah Deli Serdang meninggal dunia.

Peristiwa ini bermula dari hujan dengan intensitas tinggi serta kondisi tanah labil sehingga longsor tidak dapat dihindari. 

"Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Deli Serdang menyebutkan peristiwa ini terjadi pada Sabtu malam (23/10), pukul 23.30 WIB," ujar Plt. Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari, Minggu, (24/10/2021).

Bencana longsor ini teridentifikasi di Desa Lau Kaban, Kecamatan Sibolangit, Kabupaten Deli Serdang, Provinsi Sumatra Utara.

BPBD juga menyebutkan dua warga lainnya mengalami luka-luka. 

"Mereka telah mendapatkan perawatan medis di fasilitas kesehatan setempat," katanya.

Personel gabungan yang dibantu masyarakat melakukan penanganan darurat untuk memberikan pertolongan dan evakuasi para korban.

Pusdalops BNPB masih mengkonfirmasi penyebab warga meninggal akibat tanah longsor saat berkendara di wilayah tersebut. 

Ia mengatakan, pada malam tadi (23/10) BPBD menginformasikan arus lalu lintas tidak dapat dilalui oleh kendaraan, baik dari arah Medan atau pun Berastagi. Selain itu, kondisi cuaca dilaporkan hujan dengan intensitas ringan. 

Sementara itu, melihat pantauan dari inaRISK, Sibolangit termasuk wilayah dengan potensi tanah longsor dengan kategori sedang hingga tinggi.

Baca juga: Jubir KLB Deli Serdang: Pernyataan Hasto tentang SBY ada Benarnya, Kubu AHY Tak Perlu Sewot

Sedangkan identifikasi dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) pada potensi gerakan tanah Oktober ini, wilayah Sibolangit berada pada gerakan tanah menengah hingga tinggi.

PVMBG menyebutkan daerah dengan potensi menengah merujuk pada daerah yang dapat terjadi gerakan tanah jika curah hujan di atas normal, khususnya pada daerah yang berbatasan dengan lembah sungai, gawir, tebing jalan atau lereng bukit. 

"Masyarakat dan pemerintah daerah diimbau untuk tetap waspada dan siap siaga terhadap potensi bahaya tanah longsor maupun bahaya hidrometeorologi basah lain, seperti banjir, banjir bandang dan angin kencang. Hari ini, Minggu (24/10) prakiraan cuaca wilayah Sibolangit masih berpotensi hujan ringan hingga sedang pada siang hari," ujarnya.

Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas