Tribun

Penanganan Covid

Jokowi Minta Tarif Test PCR Turun Rp 300 Ribu, Politisi PKS : Kalau Bisa Gratis

Presiden Joko Widodo meminta harga tes Polymerase Chain Reaction(PCR) diturunkan lagi menjadi Rp 300 ribu dari sebelumnya Rp 450 ribu

Editor: Eko Sutriyanto
Jokowi Minta Tarif Test PCR Turun Rp 300 Ribu, Politisi PKS : Kalau Bisa Gratis
Warta Kota
Tukang bakso yang melayani pasien isolasi mandiri harus menjalani tes PCR pada Rabu (28/7/2021). 

Dante menjelaskan, untuk dapat menurunkan harga tes PCR maka harga reagen, sebagai komponen tes PCR termahal harus ditekan, lantaran pengadaan Reagen harus diimpor.

"Kita sudah melakukan persiapan antara lain melakukan pemodalan untuk menyederhanakan harga reagen yang masuk itu yang paling penting.

Karena itu adalah komponen terbesar dari seluruh pembiayaan dalam tes PCR," jelas Dante.

Keinginan Presiden Jokowi terkait nominal harga tes PCR dipatok 300 ribu bukanlah tanpa alasan.

Meski demikian, pihaknya akan terus melakukan persiapan sebelum menerbitkan aturan baru terkait harga tes PCR.

Baca juga: Pengusaha: Pemerintah Harus Kucurkan Subsidi untuk Tarif PCR

"Jadi melakukan penurunan pada harga Reagen yang masuk itu menjadi model yang akan segera kami tindak lanjuti sehingga harga tes pcr menjadi di bawah atau menjadi Rp 300 ribu tersebut yang sekarang masih 499 ribu," ujarnya.

Dante berharap dengan penurunan harga tes PCR ini maka testing akan menjangkau masyarakat yang lebih luas.

"Kenapa ini penting? Karena untuk melakukan identifikasi Covid-19 untuk mencegah terjadinya gelombang-gelombang berikutnya adalah melakukan testing yang tepat.

Dan testing ini dapat dilakukan oleh masyarakat secara luas apabila harganya terjangkau, dan apa yang disampaikan oleh bapak presiden kami tindak lanjuti secara teknis," kata Dante. (Tribun Network/nas/rin/sen/wly)

Ikuti kami di
© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas