Tribun

Wakil Presiden Ma'ruf Amin Dorong Kolaborasi Lintas Sektor untuk Majukan Ekonomi Syariah

Wakil Presiden Ma'ruf Amin mengatakan ekonomi dan keuangan syariah terus menjadi fokus pemerintah supaya Indonesia sebagai pusat produk halal

Penulis: Reza Deni
Editor: Wahyu Aji
Wakil Presiden Ma'ruf Amin Dorong Kolaborasi Lintas Sektor untuk Majukan Ekonomi Syariah
BPMI Setwapres
Wakil Presiden Maruf Amin saat memberikan pidato kunci pada Seminar Sekolah Staf dan Pimpinan Tinggi (Sespimti) Polri Pendidikan Reguler (Dikreg) Ke-30 dan Sekolah Staf dan Pimpinan Menengah (Sespimmen) Polri Dikreg Ke-61 Tahun Ajaran 2021, melalui konferensi video, Rabu (6/10/2021). 

Laporan Reporter Tribunnews.com, Reza Deni

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Wakil Presiden Ma'ruf Amin mengatakan ekonomi dan keuangan syariah terus menjadi fokus pemerintah untuk menjadikan Indonesia sebagai pusat produk halal dunia.

Untuk itu, dia menilai perlu dukungan dalam memajukan ekonomi dan keuangan syariah melalui kolaborasi lintas sektor.

“Pemerintah terus mendorong dan memfasilitasi kolaborasi lintas sektor dalam pengembangan ekonomi dan keuangan syariah untuk meningkatkan usaha ekonomi syariah melalui penjualan seluruh rantai nilai industri halal Indonesia,” kata Ma'ruf dalam keterangan yang diterima usai menerima jajaran pengurus Kedaulatan Santri (KESAN), melalui konferensi video, Rabu (27/10/2021).

Menurutnya, industri produk halal yang besar saat ini perlu didukung melalui pengembangan rantai nilai halal dalam rangka pemasaran produk-produk UMKM yang bersifat syariah.

“Sekarang ini kita membangun ekosistemnya. Ekonomi syariah ini termasuk juga untuk menumbuhkan pelaku usaha syariah,” ujar Wapres.

Lebih jauh Wapres menjelaskan, dalam era digitalisasi saat ini, dibutuhkan pengembangan aplikasi yang terus dilakukan agar dapat dimanfaatkan secara optimal sesuai kebutuhannya.

“Pemerintah akan terus mendukung dan memberikan dorongan untuk pengembangan aplikasi digital seperti KESAN ini,” tuturnya.

Sebagai informasi, KESAN yakni aplikasi yang dibuat untuk memberikan kemudahan umat Islam dalam memperoleh edukasi yang bermanfaat.

Fitur terbaru yang dirilis oleh KESAN yaitu Tanya Kiai.

Fitur ini memungkinkan masyarakat untuk dapat berkonsultasi secara privat dengan kiai di pesantren. Kiai yang disediakan memiliki spesialisasi di berbagai bidang, seperti ekonomi syariah, pernikahan, dan waris.

Baca juga: Wapres Maruf: Teladani Semangat Santri, Perkuat Pembangunan Ekonomi Syariah

Peluncuran fitur ini sebagai upaya untuk menarik pengguna dari generasi milenial yang lebih nyaman berkomunikasi melalui gawai dan sesuai dengan kondisi di masa pandemi yang membuat mobilitas setiap orang menjadi terbatas.

“Saya berharap sebagai start-up yang baru, KESAN dapat terus tumbuh menjadi aplikasi yang besar. KESAN bisa menjadi marketplace yang berkembang dengan baik untuk pasar dalam negeri maupun juga pasar ekspor,” pungkas Ma'ruf.

Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas