Tribun

Tingkatkan Daya Saing, Menkes Budi Gunadi Kirim 33 Perawat Indonesia ke Belanda

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengirimkan 33 perawat ke Belanda untuk mengikuti program peningkatan kapasitas perawat.

Penulis: Rina Ayu Panca Rini
Editor: Sanusi
Tingkatkan Daya Saing, Menkes Budi Gunadi Kirim 33 Perawat Indonesia ke Belanda
BPMI Setpres
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin 

Laporan wartawan Tribunnews.com, Rina Ayu

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengirimkan 33 perawat ke Belanda untuk mengikuti program peningkatan kapasitas perawat.

Program tersebut merupakan salah satu kerja sama yang telah dimulai sejak awal 2020 dan akan segera memulai kegiatan di Belanda pada November 2021.

“Hari ini waktu yang baik untuk saya karena saya melihat perawat dari Indonesia dibutuhkan di Belanda. Sejujurnya saya rasa ini adalah langkah awal untuk mengirimkan perawat kami ke negara lain di Eropa,” katanya dalam keterangan yang diterima Sabtu (6/11/2021).

Baca juga: Kemenkes : Suntikan Vaksinansi Covid-19 Capai Lebih dari 200 Juta Dosis

Budi menuturkan, banyak orang di Eropa membutuhkan penanganan dari segi kesehatan dan Indonesia memiliki banyak anak muda dengan passion untuk merawat.

“Perawat Indonesia juga memiliki kemampuan berbahasa yang luar biasa, tak hanya itu mereka juga memiliki kemampuan teknis yang baik,” ucapnya.

Menkes berharap dengan melalui peningkatan standar kapasitas ini, perawat Indonesia bisa bekerja di banyak negara Eropa.

Sebanyak 33 orang perawat terpilih diberangkatkan ke Belanda untuk mengikuti program, pendidikan dan pelatihan.

Baca juga: WHO Tetapkan Level Satu Risiko Covid-19 Indonesia, Kemenkes : Jangan Lengah

Kerja sama peningkatan kapasitas ini dilaksanakan atas kerja sama antara Kementerian Kesehatan RI dengan Your Medical Matchmaker (Yomema BV) melalui penandatanganan Technical Arrangement on Capacity Building for Indonesian Health Professionals tanggal 21 Juni 2019.

Dalam program tersebut, perawat Indonesia akan mengikuti kegiatan pre departure selama 6-8 bulan di Indonesia yang dilanjutkan dengan pendidikan dan magang selama 4 tahun pada institusi pendidikan dan fasilitas pelayanan kesehatan dengan pembiayaan sepenuhnya dari pihak Belanda.

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas