Tribun

KLB Partai Demokrat

AHY Sebut Sudah Perkirakan Gugatan AD/ART Partai Demokrat akan Ditolak MA: Gugatannya Tak Masuk Akal

Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mengungkapkan bahwa pihaknya sudah memperkirakan gugatan judicial review AD/ART Partai Demokrat akan ditolak MA.

Penulis: Faryyanida Putwiliani
Editor: Miftah
AHY Sebut Sudah Perkirakan Gugatan AD/ART Partai Demokrat akan Ditolak MA: Gugatannya Tak Masuk Akal
Warta Kota/Yulianto
Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) memberikan keterangan kepada awak media melalui video conference di Kantor DPP Partai Demokrat, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (10/11/2021). AHY memberikan keterangan pers terkait putusan Mahkamah Agung (MA) menolak judicial review atau uji materi atas AD/ART Partai Demokrat (PD) kepengurusan Agus Harimurti Yudhoyono yang diajukan kubu Moeldoko. Warta Kota/Yulianto 

TRIBUNNEWS.COM - Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mengungkapkan bahwa pihaknya sudah memperkirakan gugatan judicial review AD/ART Partai Demokrat yang diajukan kubu Moeldoko akan ditolak MA.

Pasalnya AHY menilai jika gugatan tersebut sangatlah tidak masuk akal.

Bahkan AHY menyebut judicial review AD/ART Partai Demokrat ini hanyalah akal-akalan dari kubu Moeldoko yang dibantu oleh pengacara Yusril Ihza Mahendra.

"Alhamdulillah, tentu kami sangat menyambut gembira keputusan ini. Keputusan yang sebenarnya sudah kami perkirakan sejak awal. Kami yakin bahwa gugatan tersebut akan ditolak, karena gugatannya sangat tidak masuk di akal."

Baca juga: Jubir Demokrat Sebut Kubu Moeldoko Lucu: Bayar Yusril Puluhan Miliar Ujungnya Kalah, Malah Bersyukur

"Judicial review AD/ART Partai Demokrat ini hanyalah akal-akalan pihak KSP Moeldoko, melalui proxy-proxy-nya, yang dibantu pengacara Yusril Ihza Mahendra," kata AHY dalam tayangan video di kanal YouTube Kompas TV, Kamis (11/11/2021).

Lebih lanjut AHY menyebut, tujuan akhir dari kubu Moeldoko ini sangat jelas.

Yakni mengambil alih kepemimpinan Partai Demokrat yang sah dan diakui oleh pemerintah.

Untuk itu AHY dengan tegas menyatakan bahwa kubu Moeldoko tidak memiliki hak apapun atas Partai Demokrat.

Baca juga: AHY Angkat Bicara Soal Mahkamah Agung Tolak Gugatan Yusril Soal AD ART Partai Demokrat

"Tujuan akhirnya sangat jelas, mengambil alih kepemimpinan Partai Demokrat yang sah dan yang diakui pemerintah. Padahal jika dianalogikan Partai Demokrat ini sebagai aset properti, maka sertifikat yang sah dan diakui pemerintah hanya satu."

"Yakni yang sekarang saya kantongi dan saya pegang mandatnya hingga 2025. Tidak pernah KSP Moeldoko mendapatkan sertifikat dari pemerintah atas kepemilikan properti itu. Jadi tidak ada hak apapun bagi KSP Moeldoko atas Partai Demokrat," terang AHY.

Baca juga: Sidang Lanjutan PTUN, Demokrat dan Kemenkumham Hadirkan Saksi Ahli Lawan Gugatan Tiga Mantan Kader

Halaman
123
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
Klub
D
M
S
K
GM
GK
-/+
P

Wiki Terkait

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas