Tribun

Virus Corona

Jubir Kominfo: Sebaran Hoaks Covid-19 Mengalami Kenaikan Per 11 November, Terbanyak di Facebook

Juru Bicara Kementerian Kominfo Dedy Permadi memastikan pemerintah terus berupaya dalam penanganan pandemi Covid-19.

Penulis: Fransiskus Adhiyuda Prasetia
Editor: Malvyandie Haryadi
Jubir Kominfo: Sebaran Hoaks Covid-19 Mengalami Kenaikan Per 11 November, Terbanyak di Facebook
Kominfo.go.id
Juru Bicara Kominfo Dedy Permadi. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Fransiskus Adhiyuda

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Juru Bicara Kementerian Kominfo Dedy Permadi memastikan pemerintah terus berupaya dalam penanganan pandemi Covid-19.

Namun, Dedy menyebut bahwa penangan tersebut kerap terganggu dengan isu hoaks atau kabar bohong terkait pandemi.

Dedy mengatakan, sejak Januari 2020 hingga hingga 10 November 2021 atau di pekan kedua bulan November 2021 sebaran hoaks seputar Covid-19 mengalami kenaikan.

Hal itu disampaikan Dedy saat siaran pers Menolak Hoaks Covid-19 yang disiarkan kanal YouTube Kemkominfo TV, Kamis (11/11/2021).

Berdasarkan catatan Kementerian Komunikasi dan Informatika hingga tanggal 11 November 2021 total identifikasi isu hoaks Covid-19 sebanyak 1.983 isu pada 5.099 unggahan media sosial," kata Dedy.

Baca juga: Banyak Hoaks, Kapolri Minta Bantuan Tokoh Lintas Agama Bantu Percepatan Vaksinasi

Dedy pun menjelaskan, jika unggahan itu paling banyak ditemukan pada media sosial Facebook dibandingkan media sosial lainnya seperti Instagram, YouTube, Twitter dan Tik Tok.

"Dengan persebaran terbanyak pada Facebook sejumlah 4.402 sebaran," tambah Dedy.

Ia pun menegaskan, bahwa Kementerian Kominfo telah melakukan pemutusan akses hingga tindakan terkait sebaran hoaks tersebut.

"Pemutusan akses telah dilakukan terhadap 4.977 unggahan dan 122 unggahan lainnya sedang ditindaklanjuti," jelasnya.

Ikuti kami di
© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas