Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Kunjungi Pindad, Menhan Malaysia Dijemput Prabowo di Bandara Husein Sastranegara Bandung

Kunjungan tersebut dalam rangka meninjau industri pertahanan di Indonesia khususnya fasilitas produksi Pindad dan potensi kerjasama yang dapat dilakuk

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Gita Irawan
Editor: Johnson Simanjuntak
zoom-in Kunjungi Pindad, Menhan Malaysia Dijemput Prabowo di Bandara Husein Sastranegara Bandung
Foto: Biro Humas Setjen Kemhan
Menteri Pertahanan Prabowo Subianto menjemput kedatangan Menteri Pertahanan Malaysia YB Dato’ Seri Hishammuddin Hussein di Bandar Udara Internasional Husein Sastranegara, Bandung Jawa Barat pada Rabu (10/11/2021) malam. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Menteri Pertahanan Prabowo Subianto menjemput kedatangan Menteri Pertahanan Malaysia YB Dato’ Seri Hishammuddin Hussein di Bandar Udara Internasional Husein Sastranegara, Bandung Jawa Barat pada Rabu (10/11/2021) malam.

"Perdana Menteri (PM) Malaysia, Dato' Sri Ismail Sabri Yaakob bersama Menhan Malaysia dijadwalkan mengunjungi kantor pusat PT Pindad (Persero) pada Kamis, 11 November 2021," dikutip dari keterangan resmi Biro Humas Setjen Kemhan pada Kamis (11/11/2021).

Kunjungan tersebut dalam rangka meninjau industri pertahanan di Indonesia khususnya fasilitas produksi Pindad dan potensi kerjasama yang dapat dilakukan untuk memenuhi kebutuhan Tentara Diraja Malaysia (TDM).

Perdana Menteri (PM) Malaysia, Dato' Sri Ismail Sabri Yaakob juga telah bertemu dengan Presiden RI Joko Widodo untuk membahas berbagai agenda diplomatik kedua negara. 

Diberitakan sebelumnya, Jokowi menerima kunjungan Ismail di Istana Kepresidenan Bogor Jawa Barat pada Rabu (10/11/2021).

Dalam pertemuan tersebut Jokowi dan Ismail sepakat untuk membuka travel corridor arrangement (TCA) untuk mendukung pemulihan ekonomi. 

Baca juga: 4 Poin Penting Pembahasan Jokowi dengan PM Malaysia, Bahas Hak Perlindungan TKI hingga Batas Negara

"Untuk mendukung pemulihan ekonomi tadi kita sudah sepakat dibuat travel corridor arrangement yang secara bertahap kita buka satu per satu," kata Jokowi dalam Konferensi pers bersama. 

Rekomendasi Untuk Anda

Dibuatnya TCA penting mengingat angka perdagangan mengalami kenaikan sebesar 49 persen pada Januari-Agustus 2021.

Sementara itu, Ismail menyampaikan bahwa dibuatnya TCA Indonesia-Malaysia tidak terlepas dari membaiknya situasi pandemi kedua negara.

"Hari ini saya dan Bapak Presiden mencapai persetujuan supaya Malaysia dan Indonesia dapat melaksanakan satu koridor perjalanan antar kedua negara melalui travel corridor arrangement ataupun TCA atau Vaccinated Traveling," katanya.

Pada bagian awal TCA yang akan dibuka yakni rute Kuala Lumpur-Jakarta dan Kuala Lumpur-Bali. 

Pembahasan rinci TCA tersebut nantinya akan dilakukan oleh menteri terkait dari kedua negara.

"Jadi Insya Allah jika dipercepat untuk detailnya kita bersetuju tadi supaya joint statement akan kita buat untuk mengumumkan pembukaan border Indonesia dan Malaysia," pungkas PM Ismail.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas