Tribun

Bareskrim Bongkar Peredaran Narkoba Jenis Ganja 224,4 Kg, 4 Tersangka Diringkus

Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri mengungkap peredaran narkoba jenis ganja jaringan Aceh-Medan-Jakarta seberat 224,4 Kg.

Penulis: Igman Ibrahim
Editor: Johnson Simanjuntak
Bareskrim Bongkar Peredaran Narkoba Jenis Ganja 224,4 Kg, 4 Tersangka Diringkus
Ist
Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri mengungkap peredaran narkoba jenis ganja jaringan Aceh-Medan-Jakarta seberat 224,4 Kg. Total, ada 4 orang yang ditetapkan sebagai tersangka. 

"Kemudian di Medan, kami berhasil menangkap 1 orang tersangka sehingga total tersangka yang kami amankan adalah 4 orang. 3 orang di TKP Sumatra Selatan, kemudian 1 orang TKP di Medan," jelasnya.

Adapun identitas keempat tersangka adalah SP (24), RM (21), dan IH (21) yang berperan sebagai kurir. Sementara itu, seorang tersangka berinisial SD (41) berperan sebagai pengendali.

Hingga saat ini, Polri masih memburu dua orang tersangka yang diduga terlibat dalam peredaran narkoba tersebut. Mereka kini telah dimasukan ke dalam Daftar Pencarian Orang (DPO).

"Dua orang yang kami kembangkan di daerah Aceh itu sampai saat ini masih dalam pencarian para penyidik kita. Kemudian rekan-rekan sekalian dari hasil pengembangan semua tersangka kita bawa ke Mabes Polri dalam hal ini Direktorat Tindak Pidana Narkoba," tukasnya.

Dalam penangkapan ini, penyidik menyita 224,4 Kg narkoba jenis ganja, 1 unit hand phone merek Oppo, 1 unit handphone merek Vivo, 1 unit hand phone merek tekno dan satu handphone merek Samsung Galaxy serta satu unit kendaraan roda empat merek Toyota Innova warna hitam.

Adapun keempat tersangka, dipersangkakan dengan pasal primer, Pasal 114 Ayat (2) Jo Pasal 132 (1) UU RI No 25 Tahum 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman hukuman pidana mati, pidana seumur hidup, atau palinh singkat 6 tahun dan paling lama 20 tahun penjara serta denda minimal Rp1 miliar - Rp10 miliar maksimal.

Lalu, subsidair Pasal 111 ayat (2) Jo Pasal 132 (1) UU RI No 35 tahun 2009, tentang narkotika dengan ancaman hukuman mati penjara seumur hidup atau pidana paling singkat 4 tahun dan paling lama 12 tahun serta denda minimal Rp800 juta - Rp8 miliar maksimal.
 

Ikuti kami di
Klub
D
M
S
K
GM
GK
-/+
P
© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas