Tribun

BMKG Imbau Masyarakat Waspadai Bibit Siklon Tropis di Sebelah Utara Pulau Sumatera

Dwikorita Karnawati mengimbau masyarakat agar mewaspadai bibit siklon tropis 94W yang berada di sebelah utara Pulau Sumatera.

Penulis: Gita Irawan
Editor: Malvyandie Haryadi
BMKG Imbau Masyarakat Waspadai Bibit Siklon Tropis di Sebelah Utara Pulau Sumatera
TribunJogja/Ist
Ilustrasi Hujan Deras. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Gita Irawan

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kepala BMKG Dwikorita Karnawati mengimbau masyarakat agar mewaspadai bibit siklon tropis 94W yang berada di sebelah utara Pulau Sumatera.

Meskipun masih berupa bibit siklon, kata dia, hal itu juga akan mengakibatkan gelombang tinggi hingga mencapai 1,25 hingga 2,5 meter di perairan Kepulauan Subi, serta perairan selatan Kepulauan Anambas dan Natuna. 

Selain itu, kata dia, bibit siklon tropis tersebut juga akan mengakibatkan gelombang dengan ketinggian 2,5 sampai 4 meter di perairan utara Kepulauan Anambas dan Natuna.

Bahkan, kata dia, tinggi gelombang dapat mencapai 4 sampai 6 meter di Laut Natuna Utara.

Baca juga: BMKG Peringatkan Malam Ini Akan Terjadi Badai Tropis Teratai di Sumatera Selatan Hingga Pulau Jawa 

Ia juga mengatakan bibit siklon tersebut secara tidak langsung juga akan mengakibatkan hujan dengan intensitas sedang hingga lebat dan dapat disertai angin kencang dan kilat petir di wilayah sekitarnya yaitu wilayah Sumatera Utara atau di pantai.

"Perlu diwaspadai, masih tetap ada bibit siklon tropis 94W yang ada di sebelah utara Sumatera," kata Dwikorita saat konferensi pers pada Rabu (1/12/2021).

Ia mengatakan stasiun BMKG yang tersebar di provinsi-provinsi tersebut juga telah melakukan diseminasi atau penyebarluasan informasi peringatan dini potensi cuaca ekstrem dan koordinasi dengan pihak terkait.

Dwikorita menegaskan BMKG melalui Jakarta Tropical Cyclone Warning Center terus melakukan pemantauan perkembangan sistem tekanan rendah tersebut dan aktifitas dinamika atmosfer lainnya beserta potensi dampak cuaca ekstremnya.

Baca juga: Waspada Potensi Tsunami di Cilegon saat Nataru, Kepala BMKG: Ketinggian hingga 8 Meter

Selain itu, kata dia, BMKG mengimbau kepada masyarakat dan semua pihak untuk menghindari kegiatan pelayaran di wilayah perairan yang terdampak. 

BMKG juga menghindari daerah rentan mengalami bencana seperti di lembah sungai, lereng rawan longsor, pohon yang mudah tumbang, tepi pantai dan tempat rentan lainnya. 

Ia juga mengimbau masyarakat mewaspadai potensi dampak seperti banjir, banjir bandang, rob, terutama di daerah yang rentan. 

"Kepada pihak terkait kami mohon untuk terus mengintensifkan koordinasi dalam rangka antisipasi bencana hidrometerologi," kata dia.

Ikuti kami di
Klub
D
M
S
K
GM
GK
-/+
P
© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas