Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Stafsus Mensesneg: Polisi Tahu Siapa Sesepuh Ormas yang Punya Record Melanggar Hukum

Menurut Faldo, apa yang disampaikan Presiden Jokowi merupakan soal kewibawaan lembaga negara.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Stafsus Mensesneg: Polisi Tahu Siapa Sesepuh Ormas yang Punya Record Melanggar Hukum
Instagram/faldomaldini
Staf Khusus (Stafsus) Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg), Faldo Maldini 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Fransiskus Adhiyuda

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyinggung adanya Kapolda dan Kapolres yang mendatangi organisasi kemasyarakatan (ormas) yang kerap membuat keributan dan melanggar hukum.

Hal itu dilakukan, kata Jokowi, oleh para Kapolda dan Kapolres itu setelah di lantik di wilayah tersebut.

Menurut Presiden, Kapolda dan Kapolres harus menjaga wibawa di mata masyarakat. Jokowi secara tegas menyampaikan, jangan sampai menggadaikan kewibawaan Polri dengan sowan kepada pelanggar hukum.

Lalu, Ormas mana saja yang dimaksud Presiden Jokowi?

Baca juga: Jokowi Ingatkan Soal Kapolres dan Kapolda yang Sowan ke Ormas, Polda Metro: Itu Arahan yang Benar

Staf Khusus Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Faldo Maldini pun angkat bicara.

Menurut Faldo, apa yang disampaikan Presiden Jokowi merupakan soal kewibawaan lembaga negara.

Rekomendasi Untuk Anda

Karena, kata Faldo, berkolaborasi dan dekat dengan masyarakat sangat perlu. Namun yang juga penting adalah menjaga marwah lembaga. 

"Kita semua tentu tidak ingin ada anggapan polisi takut sama tokoh-tokoh tertentu. Kita tidak ingin penegakan hukum kita diintervensi lewat berbagai tekanan," kata Faldo saat dihubungi Tribunnews, Sabtu (4/12/2021).

"Ini kan masalah besar dalam mencapai keadilan," tambahnya.

Faldo pun merujuk soal siapakah sesepuhnya Ormas yang dimaksud oleh Presiden Jokowi?

Baca juga: Tanggapan PP Soal Imbauan Mabes Polri ke Kapolda dan Kapolres Berhati-hati saat Sowan ke Ormas : 

"Ya pasti banyak tanya ke polisi saja, di banyak tempat ada. Polisi tau siapa saja sesepuh ormas yang punya record melanggar hukum, ada datanya di kepolisian pasti. Ini kan gejala umum di banyak tempat," ungkapnya.

Faldo menegaskan, bahwa pesan yang disampaikan oleh Presiden Jokowi sudah sangat jelas. Dimana, institusi penegak hukum harus independen, jangan asal pukul. 

Namun tidak boleh kalah dengan kekuatan orang per orang juga. 

"Kepercayaan pada kepolisian hari ini besar. Tanggung jawabnya juga berat," tegas Faldo.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas