Tribun

Stafsus Mensesneg: Polisi Tahu Siapa Sesepuh Ormas yang Punya Record Melanggar Hukum

Menurut Faldo, apa yang disampaikan Presiden Jokowi merupakan soal kewibawaan lembaga negara.

Penulis: Fransiskus Adhiyuda Prasetia
Editor: Malvyandie Haryadi
Stafsus Mensesneg: Polisi Tahu Siapa Sesepuh Ormas yang Punya Record Melanggar Hukum
Instagram/faldomaldini
Staf Khusus (Stafsus) Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg), Faldo Maldini 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Fransiskus Adhiyuda

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyinggung adanya Kapolda dan Kapolres yang mendatangi organisasi kemasyarakatan (ormas) yang kerap membuat keributan dan melanggar hukum.

Hal itu dilakukan, kata Jokowi, oleh para Kapolda dan Kapolres itu setelah di lantik di wilayah tersebut.

Menurut Presiden, Kapolda dan Kapolres harus menjaga wibawa di mata masyarakat. Jokowi secara tegas menyampaikan, jangan sampai menggadaikan kewibawaan Polri dengan sowan kepada pelanggar hukum.

Lalu, Ormas mana saja yang dimaksud Presiden Jokowi?

Baca juga: Jokowi Ingatkan Soal Kapolres dan Kapolda yang Sowan ke Ormas, Polda Metro: Itu Arahan yang Benar

Staf Khusus Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Faldo Maldini pun angkat bicara.

Menurut Faldo, apa yang disampaikan Presiden Jokowi merupakan soal kewibawaan lembaga negara.

Karena, kata Faldo, berkolaborasi dan dekat dengan masyarakat sangat perlu. Namun yang juga penting adalah menjaga marwah lembaga. 

"Kita semua tentu tidak ingin ada anggapan polisi takut sama tokoh-tokoh tertentu. Kita tidak ingin penegakan hukum kita diintervensi lewat berbagai tekanan," kata Faldo saat dihubungi Tribunnews, Sabtu (4/12/2021).

"Ini kan masalah besar dalam mencapai keadilan," tambahnya.

Faldo pun merujuk soal siapakah sesepuhnya Ormas yang dimaksud oleh Presiden Jokowi?

Baca juga: Tanggapan PP Soal Imbauan Mabes Polri ke Kapolda dan Kapolres Berhati-hati saat Sowan ke Ormas : 

"Ya pasti banyak tanya ke polisi saja, di banyak tempat ada. Polisi tau siapa saja sesepuh ormas yang punya record melanggar hukum, ada datanya di kepolisian pasti. Ini kan gejala umum di banyak tempat," ungkapnya.

Faldo menegaskan, bahwa pesan yang disampaikan oleh Presiden Jokowi sudah sangat jelas. Dimana, institusi penegak hukum harus independen, jangan asal pukul. 

Namun tidak boleh kalah dengan kekuatan orang per orang juga. 

"Kepercayaan pada kepolisian hari ini besar. Tanggung jawabnya juga berat," tegas Faldo.

Ikuti kami di
© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas