Tribun

Bursa Capres

Berakhirnya Masa Jabatan Kepala Daerah Akan Ubah Peta Dukungan Politik di Pilpres 2024 

"Prabowo itu old soldier, veteran pilpres yang enggak ngapa-ngapain saja punya pendukung tetap sekitar 25 persen," ujar Hasan. 

Penulis: chaerul umam
Editor: Malvyandie Haryadi
Berakhirnya Masa Jabatan Kepala Daerah Akan Ubah Peta Dukungan Politik di Pilpres 2024 
Tribunnews
Ilustrasi Pemilu 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Chaerul Umam 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pendiri lembaga survei dan konsultan politik Cyrus Network, Hasan Nasbi mengatakan, ada dua hal yang bisa membuat perubahan peta dukungan publik terhadap figur calon presiden (capres) 2024. 

Yakni habisnya masa jabatan beberapa kepala daerah dan koalisi partai yang dilakukan lebih awal, yang juga dapat memunculkan calon lebih awal. 

Hal itu disampaikan Hasan Nasbi dalam diskusi di kawasan Cikini, Jakarta, Minggu (5/12/2021). 

Hasil survei dari lembaga-lembaga yang kredibel selalu menempatkan tiga nama teratas, Prabowo Subianto,  Ganjar Pranowo dan Anies Baswedan.

Baca juga: Bertemu Ridwan Kamil, LaNyalla Bahas Capres Jalur Non Partai dan Presidential Threshold Nol Persen

Tiga nama tersebut sudah muncul dalam berbagai survei pasca Pilpres 2019. Bedanya adalah posisi nomer dua yang sempat ditempati Anies Baswedan kini diambil Ganjar Pranowo

Menurut Hasan, tiga nama tersebut adalah pewaris dukungan Prabowo dan Jokowi di 2019. 

"Prabowo itu old soldier, veteran pilpres yang enggak ngapa-ngapain saja punya pendukung tetap sekitar 25 persen," ujar Hasan. 

Ganjar Pranowo dianggap mewarisi sebagian pemilih Jokowi. Golongan yang 'anti kadrun' dan sering menggunakan narasi kebhinekaan dan Pancasila harga mati.

Sedangkan Anies Baswedan dianggap mewarisi mantan pendukung Prabowo, yang banyak menggunakan narasi agama, dan dulu mendukung Prabowo karena anti dengan Jokowi. 

Halaman
1234
Ikuti kami di
Klub
D
M
S
K
GM
GK
-/+
P
© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas