Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●
Update Jadwal & Skor
Grup A - Matchday 1
Jumat, 12 Juni 2026 | 02:00 WIB
Mexico
Meksiko
2 - 0
South Africa
Afrika Selatan
Grup A - Matchday 1
Jumat, 12 Juni 2026 | 09:00 WIB
South Korea
Korea Selatan
VS
Czechia
Ceko
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga

Kader PKS Narji Minta Maaf Sempat Dukung Aksi Tertibkan Baliho Rizieq Shihab

Komedian Sunarji atau Narji menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas sikap politiknya dalam beberapa waktu terakhir.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Reza Deni
Editor: Wahyu Aji
zoom-in Kader PKS Narji Minta Maaf Sempat Dukung Aksi Tertibkan Baliho Rizieq Shihab
ISTIMEWA
Narji bersama Wakil Ketua PKS Mulyanto di DPD PKS Kota Tangsel 

Laporan Reporter Tribunnews.com, Reza Deni

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Komedian Sunarji atau Narji menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas sikap politiknya dalam beberapa waktu terakhir, khusunya sebelum dia bergabung ke PKS.

Diketahui, Narji bersama beberapa artis ibu kota sempat memberikan dukungan moral kepada Pangdam Jaya saat itu Mayjen Dudung Abdurrahman yang menertibkan baliho Habib Rizieq Shihab.

Narji mengaku sama sekali tidak bermaksud menyinggung pihak tertentu, apalagi menyinggung perasaan umat Islam.

“Saya berharap masyarakat mau memaafkan. Masak masyarakat tidak memaafkan saya. Istri saya saja memaafkan saya, yang punya tampang kayak gini”, kata Narji dalam keterangan yang diterima, Selasa (4/1/2022).

Sementara itu, Wakil Ketua FPKS DPR RI Mulyanto yang mendampingi Narji mendukung permohonan maaf dan pernyataan komedian yang terkenal lewat grup Cagur tersebut.

Dia berharap masyarakat berkenan memaafkan pelawak yang ngetop melalui group Cagur.

Baca juga: Gabung PKS, Narji Trending Gara-gara Pernah Dukung Pencopotan Baliho Rizieq Shihab

Rekomendasi Untuk Anda

“Bang Narji ini kan komedian jadi masih kurang luwes memahami konstelasi politik.  Sejak kecil dia tinggal di Tangerang Selatan dengan masyarakat yang relijius. Belajar ngaji di surau dan dekat dengan ustadz dan kyai," jelas Mulyanto.

“Ke depan beliau akan banyak belajar politik yang santun dari PKS dan para ustaznya. Kita terharu dan bangga mendengarnya”, tambahnya.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas