Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Pimpinan DPR Minta Pemerintah Cari Solusi Cepat Soal Harga Minyak Goreng: Pedagang Kecil Menjerit

Melambungnya harga minyak goreng di Tanah Air membuat kalangan rumah tangga dan para pedagang kecil menjerit.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Pimpinan DPR Minta Pemerintah Cari Solusi Cepat Soal Harga Minyak Goreng: Pedagang Kecil Menjerit
TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Sejumlah warga antre membeli minyak goreng kemasan saat operasi pasar minyak goreng murah di Halaman Kantor Kecamatan Pamulang, Tangerang Selatan, Banten, Selasa (11/1/2022). Operasi pasar minyak murah yang dijual dengan harga Rp14 ribu per liter tersebut digelar sebagai upaya menstabilkan lonjakan harga minyak goreng di Indonesia. TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Fransiskus Adhiyuda

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Melambungnya harga minyak goreng di Tanah Air membuat kalangan rumah tangga dan para pedagang kecil menjerit.

Bahkan, puluhan ribu pemilik warteg yang tergabung dalam Komunitas Warteg Nusantara (Kowantara) mengancam akan menaikkan harga dagangannya jika pada akhir Januari ini harga minyak goreng tidak kunjung turun.

Wakil Ketua DPR Bidang Korkesra Abdul Muhaimin Iskandar mengatakan, melambungnya harga minyak goreng yang sudah berlangsung cukup lama, sejak beberapa bulan terakhir, sangat memberatkan usaka kecil mikro dan menengah (UMKM), termasuk ibu-ibu rumah tangga.

”Saya mendapatkan banyak keluhan masyarakat mengenai mahalnya harga minyak goreng ini. Ini aneh karena momentum Natal dan Tahun Baru juga sudah lewat, tapi kok hingga saat ini harga minyak goreng masih cukup tinggi,” ujar Gus Muhaimin di Jakarta, Selasa (11/1/2022).

Baca juga: Dorong Harga Minyak Goreng Terjangkau, Pengusaha Klaim Bakal Percepat Distribusi

Saat ini, harga minyak goreng eceran rata-rata sekitar Rp 20.900 per liter.

Namun, harga di sejumlah daerah berbeda-beda, ada yang tembus Rp 25.000-26.000 per liter.

Rekomendasi Untuk Anda

Gus Muhaimin mengatakan bahwa mahalnya harga minyak ini memang dipengaruhi harga minyak sawit mentah (crude palm oil/CPO) internasional.

Kendati begitu, harus ada solusi cepat agar harga minyak goreng kembali stabil. Misalnya dengan operasi pasar atau langkah-langkah strategis lainnya.

”Ini tidak bisa dibiarkan terlalu lama, kasihan rakyat kecil. Mereka baru mencoba bangkit setelah lama hidup dalam kesulitan karena pandemi, ini baru mencoba bangkit sudah harus dihadapkan pada masalah mahalnya harga minyak goreng. Mohon pemerintah segera mengambil Tindakan nyata yang bisa menekan harga minyak goreng,” ungkapnya.

Baca juga: Megawati Soroti Keanehan Harga Minyak Goreng, Jokowi hingga Anggota DPR Kena Sindir

Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini mengatakan bahwa instruksi Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk segera menstabilkan harga minyak goreng di dalam negeri harus segera ditindaklanjuti oleh Menteri Perdagangan.

”Pokoknya ini harus dicarikan solusi secepat mungkin agar rakyat tidak terlampau lama kesulitan harena harga minyak goreng,” jelasnya.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas