Tribun

Prakiraan Cuaca

Fenomena Seruak Dingin Masuk Indonesia, Ini Peringatan Dini Cuaca Ekstrem BMKG Selama Tujuh Hari

BMKG mengidentifikasi adanya potensi peningkatan curah hujan dalam periode sepekan ke depan akibat Seruak Massa Udara Dingin

Editor: Facundo Chrysnha Pradipha
Fenomena Seruak Dingin Masuk Indonesia, Ini Peringatan Dini Cuaca Ekstrem BMKG Selama Tujuh Hari
pixabay.com
ILUSTRASI CUACA, fenomena seruak udara dingin 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini cuaca ekstrem di sebagian besar wilayah Indonesia.

Berdasarkan analisis dinamika atmosfer terkini, BMKG mengidentifikasi adanya potensi peningkatan curah hujan dalam periode sepekan ke depan di sebagian besar wilayah Indonesia.

Kondisi tersebut dipicu oleh peningkatan aktivitas dinamika atmosfer seperti 'Cold Surge' atau 'Seruak Massa Udara Dingin' dari Asia menuju wilayah Republik Indonesia(RI).

Kemudian aktifnya fenomena gelombang atmosfer seperti gelombang Kelvin dan Rossby Ekuatorial di beberapa wilayah, pola tekanan tekanan rendah yang memicu terbentuknya pumpunan dan belokan angin yang diperkuat juga dengan adanya pengaruh labilitas udara dalam skala lokal.

Baca juga: Prakiraan Cuaca BMKG Senin, 17 Januari 2022: Kupang Berpotensi Alami Hujan Petir

"Kondisi tersebut secara signifikan dapat meningkatkan potensi cuaca ekstrem dalam periode sepekan ke depan," ujar Deputi Bidang Meteorologi BMKG Guswanto, M.Si dalam pernyataannya yang diterima Tribun, Minggu (16/1/2022).

Mengamati potensi tersebut, BMKG memberikan peringatan dini terdapat potensi cuaca ekstrem berupa hujan lebat, angin kencang dan gelombang tinggi.

Ilustrasi Cuaca-Prakiraan Cuaca BMKG di 33 Kota Besar Hari Ini, Jumat 14 Februari 2020: 4 Wilayah Hujan Petir.
Ilustrasi Cuaca -  (climatechange-theneweconomy.com)

Potensi Hujan Sedang-Lebat diprediksi terjadi di wilayah berikut:

1.Sumatera Barat
2.Bengkulu
3. Kep. Bangka Belitung
4. Sumatra Selatan
5. Lampung
6. Banten
7. DKI Jakarta
8. Jawa Barat
9. Jawa Tengah
10. Yogyakarta
11.Jawa Timur
12.Kalimantan Barat
13.Kalimantan Tengah
14.Kalimantan Selatan
15.Kalimantan Utara
16.Kalimantan Timur
17.Sulawesi Tengah
18.Sulawesi Selatan
19.Sulawesi Utara
20.Gorontalo
21.Sulawesi Tenggara
22.Bali
23.Nusa Tenggara Barat
24.Nusa Tenggara Timur
25.Maluku
26.Papua Barat
27.Papua

Baca juga: 2021 Menjadi Tahun Terpanas Ke-6 Dalam Sejarah Pencatatan Cuaca

Sementara itu, waspada potensi tinggi gelombang, dengan tinggi Gelombang 2.5 - 4.0 meter (Rough Sea) pada beberapa perairan di wilayah Indonesia, yaitu:

1. Laut Natuna Utara
2. Perairan utara Kep.Anambas - Kep.Natuna
3. Laut Jawa bagian tengah dan timur
4. Perairan selatan Jawa Timur hingga P.Sumba
5. Perairan selatan P.Sawu hingga P.Rotte
6. Laut Sawu bagian selatan
7. Samudra Hindia selatan Jawa hingga NTT
8. Selat Makassar bagian selatan
9. Laut Banda
10. Laut Arafuru
11. Perairan Kep.Sangihe - Kep.Talaud
12. Perairan utara Halmahera
13. Laut Halmahera
14. Samudra Pasifik utara Halmahera hingga Papua

"Masyarakat diimbau agar tetap waspada dan berhati-hati terhadap potensi cuaca ekstrem (hujan lebat-sangat lebat yang dapat disertai kilat/petir, angin kencang, gelombang tinggi, dll) dan dampak terhadap bencana hidrometeorologi yang dapat ditimbulkannya seperti banjir, tanah longsor, banjir bandang, genangan, pohon tumbang, dll," ujar Guswanto.

Bagi masyarakat yang hendak memperoleh informasi terkini, BMKG membuka layanan informasi cuaca 24 jam, yaitu melalui:

- http://www.bmkg.go.id;
- follow media sosial @infoBMKG;
- aplikasi iOS dan android "Info BMKG";
- atau dapat langsung menghubungi kantor BMKG terdekat.

(Tribunnews.com/Willy Widianto)

Ikuti kami di
© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas