Tribun

Nadiem: Tahun Ini Targetnya 150 Ribu Mahasiswa Keluar dari Kampus Belajar dari Dunia Nyata

Mendikbudristek Nadiem Makarim menargetkan lebih banyak mahasiswa yang akan mengikuti program Kampus Merdeka.

Penulis: Fahdi Fahlevi
Editor: Adi Suhendi
zoom-in Nadiem: Tahun Ini Targetnya 150 Ribu Mahasiswa Keluar dari Kampus Belajar dari Dunia Nyata
Tribunnews/Jeprima
Mendikbudristek Nadiem Makarim. 

Laporan wartawan Tribunnews.com, Fahdi Fahlevi

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Mendikbudristek Nadiem Makarim menargetkan lebih banyak mahasiswa yang akan mengikuti program Kampus Merdeka.

Mahasiswa, kata Nadiem, akan dikirim ke luar dari lingkungan kampus untuk mengikuti pembelajaran di dunia industri dan dunia usaha.

"Tahun ini targetnya akan meningkat, kita punya target 150 ribu mahasiswa akan keluar dari kampus dan belajar dari dunia yang nyata seperti arahan pak presiden," ujar Nadiem dalam Launching Penggerak Muda Pasar Rakyat yang digelar secara daring, Selasa (18/1/2022).

Pada tahun lalu, Nadiem mengungkapkan hampir 13 ribu mahasiswa dari berbagai daerah di Indonesia sudah ikut program Magang dan Studi Independen Bersertifikat (MSIB).

Lalu ada 50 ribu mahasiswa ikut program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM).

Baca juga: Kemendikbudristek Minta Perguruan Tinggi Relakan Mahasiswanya Ikuti Magang Bersertifikat

Menurutnya, program Merdeka Belajar mendorong agar perguruan tinggi saling berkolaborasi.

"Filosofi dari Merdeka Belajar Kampus Merdeka adalah kolaborasi dan gotong royong. Perguruan tinggi A bekerjasama dengan perguruan tinggi B untuk pertukaran mahasiswa," kata Nadiem.

Kemendikbudristek bekerjasama dengan Kementerian Perdagangan meluncurkan program Penggerak Muda Pasar Rakyat yang menjadi bagian dari program Kampus Merdeka.

Baca juga: Kemendikbudristek: SMK Pusat Keunggulan Harus Selaras dengan Dunia Industri

Nadiem Makarim mengatakan program ini memberikan peran kepada mahasiswa menghidupkan pasar rakyat.

"Saya ingin mengajak semua teman-teman mahasiswa untuk ikut program ini, berdialog dan kolaborasi dengan pelaku pasar rakyat. Membantu mereka mengembangkan bisnisnya supaya mereka bisa berkontribusi yang lebih besar lagi bagi perekonomian Indonesia," kata Nadiem.

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas