Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Wagub DKI Bantah Sekolah Jadi Episentrum Penularan Covid-19

Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria membantah sekolah jadi episentrum baru penularan Covid-19 di ibu kota. 

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Wagub DKI Bantah Sekolah Jadi Episentrum Penularan Covid-19
Warta Kota/Yolanda Putri Dewanti
Wakil Gubernur DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria membantah sekolah jadi episentrum baru penularan Covid-19 di ibu kota. 

Ia menegaskan mayoritas siswa dan guru yang terpapar Covid-19 bukan tertular di lingkungan sekolah.

"Belum bisa dipastikan penularan terjadi di sekolah. Justru dari data sementara, lebih banyak mereka terpapar itu bukan di sekolah, ada yang di rumah atau perjalanan," ucapnya di Balai Kota, Senin (17/1/2022) malam.

Baca juga: Update Covid-19 di Lingkungan Sekolah: 39 Sekolah Ditutup, 67 Siswa dan Guru Tertular Corona

Baca juga: Klaster Covid-19 di Krukut, Total Ada 89 Kasus, Termasuk 1 Varian Omicron

Data ini diperkuat dengan jumlah siswa atau pendidik yang terpapar Covid-19, rata-rata dalam satu sekolah hanya ada 1 sampai dua kasus saja.

Temuan kasus Covid-19 terbanyak pun hanya ada di SMKN 35 Jakarta dengan jumlah 9 kasus.

"Yang lain umumnya 1 sampai 2 kasus, kebanyakan 1 kasus malah. Itu artinya mereka terpapar tidak di sekolah, terpapar dari luar sekolah," ujarnya.

Guna mencegah penyebaran Covid-19 di lingkungan sekolah semakin meluas, beragam upaya dilakukan Pemprov DKI, satu di antaranya dengan mengungatkan Satgas Covid-19 di sekolah.

Rekomendasi Untuk Anda

"Kami juga tingkatkan tes, tracing kami tingkatkan. Kemudian percepatan vaksinasi, khususnya bagi anak-anak," kata Ariza.

"Vaksin booster juga, terus kami percepat prosesnya," sambungnya menjelaskan.

Baca juga: Anies Digugat Pengusaha, Begini Reaksi Sang Wagub Ahmad Riza Patria

Baca juga: Pencabulan Bocah Autis di Bekasi: Pelakunya Duda, Korban Diberi Uang Rp 15 Ribu untuk Tutup Mulut

Sebagai informasi, sampai saat ini dilaporkan sebanyak 67 siswa dan guru terpapar Covid-19 sejak PTM 100 persen terbatas digelar pada 3 Januari 2022 lalu.

Peserta didik ada 62, pendidik 2 orang, dan tenaga kependidikan 3 orang.

Imbasnya sebanyak 39 sekolah, baik itu jenjang SD hingga SMA ditutup sementara oleh Pemprov DKI Jakarta.

Artikel ini telah tayang di TribunJakarta.com dengan judul Bantah Sekolah Jadi Episentrum Covid-19, Wagub Ariza: Mayoritas Terpapar di Jalan dan Rumah

Sumber: TribunJakarta
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas