Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Gagasan Islam Tengah Zulhas Tegaskan Plaform PAN Sebagai Partai Inklusif dan Moderat

Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan (Zulhas) akan menyampaikan pidato kebudayaan dengan tajuk "Indonesia Butuh Islam Tengah" pada Sabtu (29/1/2022)

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Hasanudin Aco
Editor: Johnson Simanjuntak
zoom-in Gagasan Islam Tengah Zulhas Tegaskan Plaform PAN Sebagai Partai Inklusif dan Moderat
Tribunnews.com/Chaerul Umam
Ketua Umum DPP PAN Zulkifli Hasan. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan (Zulhas) akan menyampaikan pidato kebudayaan dengan tajuk "Indonesia Butuh Islam Tengah" pada Sabtu (29/1/2022) mendatang.

Terkait hal tersebut, Sekjen PAN Eddy Soeparno mengatakan bahwa kader PAN se-Indonesia antusias menunggu pidato Zulhas tersebut.

"Gagasan Islam Tengah yang akan disampaikan Ketum PAN Zulkifli Hasan dalam pidato kebudayaan-nya nanti adalah penegasan platform Partai Amanat Nasional sebagai partai berbasis Islam moderat, modern dan tradisional. PAN ingin memberi garis tegas bahwa kami adalah partai yang memperjuangkan Islam inklusif, toleran dan saling menghargai dalam keberagaman," kata Eddy, Rabu (26/1/2022).

Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Amanat Nasional (PAN) Eddy Soeparno saat memberikan paparan dalam Refleksi Akhir Tahun DPP PAN di kawasan Kertanegara, Jakarta Selatan, Rabu (30/12/2020). PAN menyatakan dukungannya terhadap pemerintah dalam menghadapi pandemi COVID-19, salah satunya dengan pemberian vaksin secara gratis kepada masyarakat dan memproduksi vaksin secara mandiri, serta mendorong pemerintah untuk melanjutkan dan meningkatkan program subsidi pada 2021 untuk membantu masyarakat dalam bangkit dari krisis ekonomi saat pandemi. Tribunnews/Jeprima
Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Amanat Nasional (PAN) Eddy Soeparno saat memberikan paparan dalam Refleksi Akhir Tahun DPP PAN di kawasan Kertanegara, Jakarta Selatan, Rabu (30/12/2020). PAN menyatakan dukungannya terhadap pemerintah dalam menghadapi pandemi COVID-19, salah satunya dengan pemberian vaksin secara gratis kepada masyarakat dan memproduksi vaksin secara mandiri, serta mendorong pemerintah untuk melanjutkan dan meningkatkan program subsidi pada 2021 untuk membantu masyarakat dalam bangkit dari krisis ekonomi saat pandemi. Tribunnews/Jeprima (Tribunnews/JEPRIMA)

Menurut Anggota DPR RI Dapil Jabar III ini, gagasan Islam Tengah lahir dari keprihatinan Zulkifli Hasan tentang ancaman radikalisme agama di satu pihak dan juga fanatisme kebangsaan di sisi yang lain.

Karena itu PAN percaya bahwa Islam Tengah adalah jalan terbaik bagi Indonesia sebagai negara demokrasi dengan penduduk mayoritas muslim terbesar di dunia.

Baca juga: Wapres: Jika Ulama Bersatu Merawat Moderasi Beragama, Islam Jadi Poros Lahirnya Dunia Damai

"Ini yang menjadi jalan politik PAN. Politik kebangsaan," lanjut Eddy.

Menurut Wakil Ketua Komisi VII DPR RI ini, format Pidato Kebudayaan dipilih untuk menunjukkan bahwa politik bukan hanya soal kekuasaan, tapi juga tentang bagaimana memajukan kebudayaan.

Rekomendasi Untuk Anda

"Melalui langkah ini, Pak Zulhas percaya bahwa strategi kebudayaan harus menjadi komitmen bersama bagi seluruh elemen bangsa untuk kemajuan Indonesia," katanya.

"Pidato Kebudayaan dan gagasan Islam Tengah akan menjadi arah dan tuntutan perjuangan Kader PAN untuk diperjuangkan sekaligus disebarluaskan sebagai sebagai solusi terbaik untuk merawat keberagaman di Indonesia, menjaga kualitas demokrasi serta mewujudkan kesejahteraan untuk seluruh rakyat Indonesia,” ujar Eddy.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas