Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Satgas Covid-19 Ungkap Alasan Pemerintah Perbolehkan Mudik

Sonny mengungkapkan saat ini kesadaran masyarakat terhadap protokol kesehatan Covid-19 sudah berjalan cukup baik.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Satgas Covid-19 Ungkap Alasan Pemerintah Perbolehkan Mudik
TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Calon penumpang bersiap menaiki bis antar kota di Terminal Kampung Rambutan, Jakarta, Jumat (25/3/2022). Presiden Joko Widodo memastikan bahwa masyarakat diperbolehkan mudik pada Lebaran tahun 2022 dengan syarat sudah mendapatkan vaksin dosis lengkap dan booster. TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN 

Laporan wartawan Tribunnews.com, Fahdi Fahlevi

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kabid Perubahan Perilaku Satgas Covid-19 Sonny Harry Harmadi mengungkapkan alasan pemerintah memperbolehkan masyarakat untuk melakukan perjalanan mudik pada tahun ini.

Menurutnya, saat ini merupakan momentum yang tepat untuk mengizinkan mudik. Dirinya menilai mobilitas masyarakat tidak bisa untuk terus menerus ditekan.

"Satgas Covid-19 melihat bahwa kondisinya sudah sangat memungkinkan tapi seperti pesan disampaikan pak Presiden menggunakan protokol kesehatan ketat. Kita tidak bisa secara terus menerus menekan orang melakukan mobilitas," ujar Sonny Harmadi dalam diskusi Polemik Trijaya, Sabtu (26/3/2022).

Sonny mengungkapkan saat ini kesadaran masyarakat terhadap protokol kesehatan Covid-19 sudah berjalan cukup baik.

Baca juga: Pemerintah Dinilai Perlu Kaji Ulang Aturan Vaksin Booster Jadi Syarat Mudik Lebaran

Cakupan vaksinasi, kata Sonny, pada usia di atas 12 tahun juga sudah di atas 74 persen.

"Vaksinasi untuk kelompok usia di atas 12 tahun sudah 74 persen orang Indonesia yang diberikan dosis lengkap. Kalau dibandingkan dengan total penduduk Indonesia di angka 58 persen. Kita masih mendorong vaksinasi booster terutama untuk kelompok 18 tahun ke atas," ujar Sonny.

Rekomendasi Untuk Anda

Sehingga, menurut Sonny, situasi kali ini berbeda dengan saat mudik tahun 2021. Saat itu baru sekitar 4 persen penduduk Indonesia yang sudah divaksinasi.

Seperti diketahui, Presiden Jokowi mengatakan warga diperbolehkan yang melakukan shalat tarawih berjamaah dengan protokol kesehatan.

Selain itu, Presiden Jokowi juga memperbolehkan warga untuk melakukan mudik.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas