Tribun

Pemilu 2024

Anggaran Pilkada dan Pemilu 2024 Capai Rp 110,4 Triliun, Jokowi: Saya Minta Dihitung Lagi

Jokowi meminta agar anggaran pelaksanaan Pemilu dan Pilkada yang mencapai Rp 110,4 triliun dikaji dan dihitung kembali.

Penulis: Yohanes Liestyo Poerwoto
Editor: Sri Juliati
zoom-in Anggaran Pilkada dan Pemilu 2024 Capai Rp 110,4 Triliun, Jokowi: Saya Minta Dihitung Lagi
Kompas TV/Nurul
Pesiden Joko Widodo (Jokowi) akan melantik anggota KPU dan Bawaslu pada 12 April 2022. 

TRIBUNNEWS.COM - Presiden Joko Widodo (Jokowi) berkomentar terkait anggaran yang diperlukan dalam pelaksanaan Pemilu dan Pilkada 2024 yang diperkirakan sebesar Rp 110,4 triliun.

Melalui akun Instagram pribadinya, @jokowi, dirinya menginginkan agar anggaran yang diperlukan dikaji dan dihitung ulang.

“Pemilu pada 14 Februari 2024 dan Pilkada serentak November 2024 diperkirakan butuh anggaran sampai Rp 110,4 triliun, untuk KPU Rp 76,6 triliun dan Bawaslu Rp 33,8 triliun.”

“Saya minta untuk dihitung lagi lebih detail, baik APBN maupun APBD, agar dapat dipersiapkan secara bertahap,” ujar Jokowi.

Baca juga: Presiden Jokowi Bertemu dengan Jajaran Pengurus Hipmi

Baca juga: Tegaskan Pemilu 2024 Tak Ditunda, Jokowi akan Lantik Anggota KPU-Bawaslu dan Bahas Persiapan Pemilu

Diberitakan Tribunnews sebelumnya, Jokowi menggelar Rapat Terbatas Persiapan Pemilu dan Pilkada Serentak 2024 di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Minggu (10/4/2022).

Dalam Ratas tersebut, Presiden meminta jajarannya menyampaikan pada masyarakat bahwa jadwal Pemilu sudah ditetapkan.

"Yang pertama saya minta disampaikan kepada masyarakat bahwa seluruh tahapan dan jadwal pelaksanaan Pemilu dan Pilkada itu sudah ditetapkan," kata Jokowi.

Presiden menegaskan bahwa Pemilu dilaksanakan pada 14 Februari 2024.

Hal tersebut perlu dijelaskan agar tidak muncul spekulasi bahwa pemerintah akan menunda Pemilu.

"Jangan sampai nanti muncul spekulasi yang isunya beredar di masyarakat pemerintah tengah melakukan penundaan pemilu, atau spekulasi perpanjangan jabatan Presiden dan yang berhubungan dengan tiga periode," katanya.

Presiden mengatakan bahwa gelaran Pemilu pada Juni 2024 dan Pilkada serentak pada November 2024 sudah disepakati.

Baca juga: Jokowi Minta Masyarakat Tak Mudah Terprovokasi Jelang Pemilu 2024 Digelar

Begitu juga dengan tahapan Pemilu yang sudah dimulai tahun ini.

Oleh karena itu ia meminta jajarannya untuk menyampaikan hal tersebut ke masyarakat.

"Dijelaskan sekalian tahapan Pemilu sudah dimulai di pertengahan Juni 2022, karena ketentuan UU-nya 20 bulan sebelum pemungutan suara," pungkasnya.

(Tribunnews.com/Yohanes Liestyo Poerwoto/Taufik Ismail)

Artikel lain terkait Pemilu 2024

© 2023 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas