Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Projo Nilai Koalisi Indonesia Bersatu Manuver Politik Genuine

Ketua Umum Projo Budi Arie Setiadi memuji langkah Partai Golkar, PAN, dan PPP membentuk Koalisi Indonesia Bersatu (KIB).

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
Penulis: Reynas Abdila
Editor: Adi Suhendi
zoom-in Projo Nilai Koalisi Indonesia Bersatu Manuver Politik Genuine
Tribunnews.com/ jeprima
Ketua Umum Projo Budi Arie Setiadi. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Reynas Abdila

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Ketua Umum Projo Budi Arie Setiadi memuji langkah Partai Golkar, PAN, dan PPP membentuk Koalisi Indonesia Bersatu (KIB).

Budi menangkap koalisi KIB manuver cerdas di tengah kebekuan politik.

"Ini manuver politik genuine, KIB muncul tanpa bicara calon presidennya hanya bicara soal visi-misi, merumuskan persoalan-persoalan bangsa dan pada waktunya baru disampaikan siapa capres dan cawapres," ucapnya dalam wawancara eksklusif dengan Direktur Pemberitaan Tribun Network Febby Mahendra Putra di Jakarta, Selasa (7/6/2022).

Dia menilai situasi pemilihan presiden 2014 dan 2019 tidak sehat karena koalisi partai baru terbentuk mendekati deadline pendaftaran capres-cawapres ke Komisi Pemilihan Umum (KPU).

"Dibandingkan sebelumnya koalisi baru dibentuk sebulan dua bulan pendaftaran ke KPU. Ini merupakan terobosan baru, tawaran baru dari KIB, hemat kami gagasan ini perlu didukung," ucapnya.

Menurutnya, KIB sangat bisa dikorelasikan dengan musyawarah rakyat.

Baca juga: Senang Projo Hadir dalam Silatnas KIB, Golkar Berharap Ada Dukungan Politik

Rekomendasi Untuk Anda

Kehadiran Projo dalam Silaturahmi Nasional KIB sebagai bentuk dukungan.

Projo paralel menjalankan komunikasi dengan KIB sambil menjaring aspirasi dari rakyat.

"Seperti kata Pak Airlangga bahwa KIB tidak eksklusif terbuka dengan siapapun partai lain boleh bergabung," papar Budi.

Baca juga: Projo Hadir di Acara KIB, Apakah Bentuk Dukungan? Ini Kata Sekjen DPP PAN

Ia meyakini perjalanan KIB masih panjang baru membahas pendahuluan belum sampai ke kesimpulan sama seperti agenda musyawarah rakyat.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas