Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Eks Jubir Sindir KPK dan Puji Kinerja Kejaksaan Agung: yang Satu Banyak Gimik

Mantan Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Febri Diansyah, mengapresiasi tingginya tingkat kepercayaan publik terhadap Kejaksaan Agung.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Chaerul Umam
zoom-in Eks Jubir Sindir KPK dan Puji Kinerja Kejaksaan Agung: yang Satu Banyak Gimik
TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Febri Diansyah. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Chaerul Umam

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Mantan Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Febri Diansyah, mengapresiasi tingginya tingkat kepercayaan publik terhadap Kejaksaan Agung.

Menurut Febri, tingginya hal tersebut membuat masyarakat semakin percaya dengan Korps Adhyaksa.

“Ini (tingginya tingkat kepercayaan publik) cermin yang jujur dari masyarakat. Bahagia mengetahui publik makin percaya dengan Kejaksaan,” kata Febri dalam rilis survei Indikator Politik Indonesia, Rabu (6/8/2022).

Febri mengungkapkan, kasus-kasus besar yang kini mendapat perhatian masyarakat merupakan prestasi Kejaksaan.

Dia menilai banyaknya apresiasi yang diterima Kejaksaan menjadi bukti penegak hukum bekerja.

Baca juga: Kejagung Periksa Pejabat Bea Cukai Hingga Kemendag Terkait Kasus Dugaan Korupsi Impor Baja

“Kasus-kasus yang muncul sekarang, itu prestasi Kejaksaan. Ini bukti kalau penegak hukum bekerja dalam arti sebenarnya. Publik melihat secara liner, dan publik makin percaya,” ujar Febri.

Rekomendasi Untuk Anda

Febri kemudian menyinggung ada lembaga penegak hukum yang justru lebih banyak memperlihatkan gimik, alih-alih bekerja dalam upaya penegakan hukum.

"Tidak mungkin masyarakat percaya dengan gimik,” ujarnya.

Sindiran tersebut dialamatkan Febri untuk KPK. Febri menilai KPK periode saat ini justru penuh kontroversi, terutama dari para komisionernya.

“KPK sekarang penuh kontroversi. Ada banyak gimik yang dilihatkan kepada masyarakat. Masyarakat kemudian meresponsnya dengan sindiran. Ini mestinya dilihat dengan lebih sensitif oleh pimpinan KPK,” kata Febri.

Ke depan, Febri berharap pemerintah lebih memperhatikan kesejahteraan para pegawai Kejaksaan. Ini demi meminimalisasi potensi penyalahgunaan jabatan. Menurut Febri, apa yang diterima pegawai KPK bisa menjadi tolok ukur.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas