Tribun

Kasus Pencabulan di Jombang

Cabut Izin Pesantren Shiddiqiyyah Jombang, Kemenag Pastikan Pendidikan Santri Tetap Berjalan

Kemenag memastikan pendidikan santri tetap berlanjut meskipun saat ini izin operasional Pesantren Majmaal Bahrain Shiddiqiyyah, Jombang dicabut.

Penulis: Fahdi Fahlevi
Editor: Adi Suhendi
zoom-in Cabut Izin Pesantren Shiddiqiyyah Jombang, Kemenag Pastikan Pendidikan Santri Tetap Berjalan
Tangkap Layar Kompas Tv
Kemenag memastikan pendidikan santri tetap berlanjut meskipun saat ini izin operasional Pesantren Majmaal Bahrain Shiddiqiyyah, Jombang, Jawa Timur, dicabut. 

Laporan wartawan Tribunnews.com, Fahdi Fahlevi

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kementerian Agama telah mencabut izin operasional Pesantren Majmaal Bahrain Shiddiqiyyah, Jombang, Jawa Timur.

Direktur Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren Waryono memastikan pendidikan para santri akan tetap berlanjut.

Waryono mengatakan pihaknya akan berkoordinasi dengan Kanwil Kemenag Jawa Timur, Kankemenag Jombang, serta pihak terkait untuk memastikan santri memperoleh akses pendidikan yang semestinya.

"Jangan khawatir, Kemenag akan bersinergi dengan pesantren dan madrasah di lingkup Kemenag untuk kelanjutan pendidikan para santri," kata Waryono melalui keterangan tertulis, Kamis (7/7/2022).

Waryono meminta orang tua untuk tidak khawatir terhadap proses pembelajaran para santri.

Ia berharap orang tua santri mendukung keputusan Kemenag mencabut izin pesantren.

Baca juga: Kementerian Agama Cabut Izin Operasional Pesantren Shiddiqiyyah Jombang

"Yang tidak kalah penting agar para orang tua santri ataupun keluarganya dapat memahami keputusan yang diambil dan membantu pihak Kemenag," kata Waryono.

Kemenag telah membekukan nomor statistik dan tanda daftar pesantren Shiddiqiyyah.

Tindakan tegas ini diambil karena salah satu pemimpinnya yang berinisial MSAT merupakan DPO kepolisian dalam kasus pencabulan dan perundungan terhadap santri.

Polisi berhasil mengondisikan situasi itu dan akhirnya dapat mengangkut puluhan santri dan simpatisan anak Kiai Jombang, MSAT (Tangkap Layar Kompas Tv)
Kementerian Agama cabut izin operasional Pesantren Majmaal Bahrain Shiddiqiyyah, Jombang, Jawa Timur.

Pihak pesantren juga dinilai menghalang-halangi proses hukum terhadap yang bersangkutan.

Waryono mengatakan, pencabulan bukan hanya tindakan kriminal yang melanggar hukum, tetapi juga perilaku yang dilarang ajaran agama.

Baca juga: Kata Putri Gus Dur soal Gagalnya Upaya Penangkapan Anak Kiai Jombang Tersangka Pencabulan

"Kemenag mendukung penuh langkah hukum yang telah diambil pihak kepolisian untuk mengusut tuntas kasus tersebut," ujar Waryono.

Sebelumnya, Kabareskrim Polri Agus Andrianto mendesak Kementerian Agama (Kemenag) untuk mencabut izin Pondok Pesantren (ponpes) Shiddiqiyah Jombang, Jawa Timur buntut kasus dugaan pencabulan oleh MSAT.

Baca juga: Upaya Penangkapan Anak Kiai Jombang Tersangka Pencabulan Santriwati, 60 Simpatisan Diamankan

Diketahui, MSAT merupakan anak dari kiai ternama yang juga pimpinan pondok pesantren tersebut.

"Kementerian Agama memberi sanksi pembekuan izin pondok pesantren dan lain-lain," kata Agus saat dihubungi, Kamis (7/7/2022).

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas