Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Irjen Fadil Imran Diminta Objektif dan Transparan oleh Pelaku Penyunting Wikipedianya

Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Fadil Imran diminta objektif dan transparan oleh Nyoman (33), pelaku penyunting profil wikipedianya.

Tribun X Baca tanpa iklan
zoom-in Irjen Fadil Imran Diminta Objektif dan Transparan oleh Pelaku Penyunting Wikipedianya
Tribunnews.com/Igman
Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran menemui pelaku penyunting Wikipedia yang menyebutkan dirinya menerima suap dari Irjen Ferdy Sambo terkait kasus kematian Brigadir Yosua Hutabarat alias Brigadir J. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Igman Ibrahim

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Fadil Imran diminta objektif dan transparan oleh Nyoman (33), pelaku penyunting wikipedianya.

Hal itu diungkapkan Nyoman saat berbincang langsung dengan Irjen Fadil.

Hal tersebut terlihat dari video yang diunggah akun instagram @kapoldametrojaya, Sabtu (30/7/2022).

Dalam kesempatan itu, Nyoman diminta memberikan saran oleh Irjen Fadil Imran.

"Saran saya kepada bapak Kapolda Metro Jaya beserta jajarannya dalam melayani masyarakat bisa makin baik dan lebih baik dan segala sesuatu nya bisa berjalan lancar dan obyektif dan bisa transparan," kata Nyoman.

Fadil pun tampak menerima saran dari Nyoman. Dia menyatakan bahwa setiap persoalan hukum tak harus diselesaikan dengan penegakan hukum.

Rekomendasi Untuk Anda

"Setiap persoalan polisi tidak selamanya menggunakan jalur penegakan hukum," katanya.

Baca juga: Irjen Fadil: Jangan Berfikir Kesendirian Bersama Internet, Anda Bisa Lari dan Sembunyi

Lebih lanjut, Fadil menginstruksikan agar jajarannya segera menghentikan penyidikan kasus tersebut.

Dia hanya mengharapkan kasus tersebut bisa jadi pelajaran bagi semua pihak.

"Dalam kesempatan ini dalam peristiwa yang menimpa diri saya, saya menggunakan jalur restorative justice. Kita jadikan sebuah pelajaran hati-hati dalam berinternet bahwa di internet itu ada etika dan norma yang harus kita Junjung tinggi," pungkasnya.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas