Tribun

Polisi Tembak Polisi

Cerita Mahfud MD soal 'Ranjau Besar' di Internal Polri dan Momen Jokowi Panggil Kapolri ke Istana

Mahfud MD bicara soal ranjau besar di internal Polri dan momen saat Presiden Jokowi panggil Kapolri ke istana bicarakan soal kasus Brigadir J.

Editor: Hasanudin Aco
zoom-in Cerita Mahfud MD soal 'Ranjau Besar' di Internal Polri dan Momen Jokowi Panggil Kapolri ke Istana
Foto Kolase Tribunnews.com/Kompas.com
Presiden Jokowi (paling kiri), Menko Polhukam Mahfud MD, dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo saat konferensi pers di Mabes Polri. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA -  Kasus pembunuhan Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J di rumah dinas Kadiv Propam Inspektur Jenderal Ferdy Sambo rupanya juga menyedot perhatian Presiden Jokowi.

Terbukti, Jokowi sampai empat kali menyinggung kasus ini diselesaikan hingga tuntas dan terang benderang.

Bahkan, Jokowi juga memanggil Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo ke Istana Presiden Senin pekan lalu.

Jokowi dan Kapolri bicara berdua di istana.

Mahfud MD  membenarkan  Presiden Jokowi memanggil Kapolri  ke Istana.

Baca juga: Ferdy Sambo Tersangka, Irjen Napoleon Bonaparte: Banyak Polisi Brengsek Tapi Tidak Semua!

Dalam pertemuan dengan Kapolri, Presiden Jokowi menegaskan kasus terbunuhnya Brigadir J harus diselesaikan secepat-cepatnya.

“Jadi hari Senin Pak Kapolri dipanggil, berdua (bicara berdua dengan Presiden Jokowi)," ujar Mahfud MD saat dialog dalam acara Satu Meja The Forum Kompas.TV, Rabu (10/8/2022).

Setelah Kapolri dan Presiden Jokowi bicara berdua, Mahfud MD lalu dipanggil bareng dengan Sekretaris Kabinet Pramono Anung.

"Sesudah itu saya dipanggil bertiga dengan Pak Pramono Anung lah, gitu,” kata Mahfud.

Mahfud MD mengatakan dalam kesempatan itu, Presiden Jokowi berpesan agar kepercayaan pemerintah  terhadap Polri harus secepatnya.

Halaman
1234
Ikuti kami di
© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas