Tribun

Program Bayi Tabung di Indonesia Capai 13.000 Siklus

Perfitri mencatat pada 2021 siklus program bayi tabung (IVF) di Indonesia mencapai lebih dari 13.000 siklus.

Penulis: Fahdi Fahlevi
Editor: Malvyandie Haryadi
zoom-in Program Bayi Tabung di Indonesia Capai 13.000 Siklus
Ist
Chief Executive Officer PT Morula Indonesia, dr Ivan Rizal Sini. Perhimpunan Fertilisasi In Vitro Indonesia (Perfitri) mencatat pada 2021 siklus program bayi tabung (IVF) di Indonesia mencapai lebih dari 13.000 siklus. 

Laporan wartawan Tribunnews.com, Fahdi Fahlevi

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Perhimpunan Fertilisasi In Vitro Indonesia (Perfitri) mencatat pada 2021 siklus program bayi tabung (IVF) di Indonesia mencapai lebih dari 13.000 siklus.

Pada wilayah Tangerang, tercatat ada 670 pasang yang menjalani program tersebut.

Sebanyak 32 persennya berasal dari Morula IVF Tangerang.

"Tercatat fresh embryo transfer memiliki peluang keberhasilan sebesar 40-45 persen, sementara transfer embrio beku atau frozen embryo transfer (FET) sebesar 50-55 persen peluang kehamilan, dengan pencapaian tingkat keberhasilan tertinggi hingga 75 persen,” ujar Chief Executive Officer PT Morula Indonesia, dr Ivan Rizal Sini melalui keterangan tertulis, Senin (29/8/2022).

Berdasarkan data dari Perfitri di atas, dari 13.000 siklus itu Morula IVF Indonesia menguasai hampir 50 persen market sharenya di industri bayi tabung seluruh Indonesia.

Dia yakin pihaknya mampu menjangkau pasar yang lebih luas di wilayah Kota Tangerang, Kabupaten Tangerang, Tangerang Selatan, Serang, Cilegon yang ingin melaksanakan program IVF atau bayi tabung.

"Kami mengedepankan konsep comprehensive fertility centre, yaitu tidak hanya fokus kepada pelayanan bayi tabung semata, namun lebih meluas kepada pelayanan fertilitas yang menyeluruh," jelas Ivan.

Baca juga: Ibu Tak Bisa Menyusui karena ASI Sulit Keluar, Berapa Hari Bayi Bisa Bertahan?

Morula IVF Tangerang menyediakan layanan di dua lantai pada RS Mentari Tangerang.

Pada lantai II, dipusatkan untuk konsultasi dokter dan pengecekan laboratorium serta analisa sperma.

Pelayanan di lantai III merupakan ruang khusus untuk Laboratorium Embryologist serta ruang operasi khusus untuk proses tindakan ovum pick up (OPU), embryo transfer (ET), maupun tindakan operatif lainnya.

Terdapat fasilitas teknologi reproduksi berbantu (TRB) secara lengkap, terutama program bayi tabung atau IVF, serta didukung dengan teknologi Pre-implantation Genetic Testing for Aneuploidy (PGT-A), ERA (Endometrial Receptivity Analysis), laboratorium, konsultasi program kehamilan, laparoscopy, hysteroscopy, serta tindakan penunjang lainnya.

Direktur Utama RS Mentari Tangerang Evi Vania mengatakan penambahan cakupan pelayanan sesuai dengan rencana pengembangan salah satu Center of Excellence di RS Mentari yang adalah pelayanan Ibu dan Anak.

"Kami juga berharap para pejuang buah hati di Tangerang dan sekitarnya bisa merasakan pelayanan tersebut dengan aman, nyaman dan berkualitas di RS Mentari Tangerang tanpa perlu jauh ke tempat lain,” ujar dia.

Pelayanan IVF di RS Mentari merupakan salah satu langkah awal dalam upaya RS Mentari untuk membangun Women and Child Center Care di Tangerang.

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas