Tribun

Pilpres 2024

Puan Unggul Sebagai Capres Perempuan, Demokrat: Surprise! Biasanya Surveinya Masih 1 Persen

Andi menuturkan dirinya terkejut lantaran biasanya dalam survei Ketua DPP PDIP itu hanya berada di angka satu hingga 2 persen.

Penulis: Fersianus Waku
Editor: Hasanudin Aco
zoom-in Puan Unggul Sebagai Capres Perempuan, Demokrat: Surprise! Biasanya Surveinya Masih 1 Persen
TRIBUN LAMPUNG/TRIBUN LAMPUNG/DENI SAPUTRA
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID - Ketua DPR RI sekaligus Ketua DPP PDI Perjuangan Puan Maharani memberikan arahan saat Konsolidasi Internal PDI Perjuangan di DPD PDI Perjuangan Lampung, Jalan Soekarno Hatta Bypass, Bandar Lampung, Rabu (24/8/2022) malam. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Fersianus Waku

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Sekretaris Majelis Tinggi Partai Demokrat Andi Mallarangeng mengaku terkejut ketika disebutkan elektabilitas Puan Maharani sebagai calon presiden mencapai 9,6 persen berdasarkan hasil survei KedaiKOPI.

"Dari calon-calon pemimpin perempuan yang ada sekarang ini Ibu Puan yang paling tinggi. Ya bagi saya, saya juga agak suprise juga," kata Andi dalam diskusi daring yang diadakan MNC Trijaya, Sabtu (3/9/2022).

Andi menuturkan dirinya terkejut lantaran biasanya dalam survei Ketua DPP PDIP itu hanya berada di angka satu hingga 2 persen.

"Biasanya kalau survei-survei yang lain Mbak Puan itu masih di 1 (atau) 2 persen," ujarnya.

Baca juga: Hari Kedua Kunjungan Kerja di Sumatera Utara, Puan Canangkan Program Dua Kali Tanam-Panen di Toba

Kendati demikian, Andi menegaskan dirinya mendukung anak Megawati Soekarnoputri ketika ingin menjadi capres di 2024.

Masuknya Puan dalam bursa capres, kata dia, memberikan ruang bagi masyarakat untuk menentukan pilihan alternatif.

"Pada dasarnya kalau saya melihat, saya dukung kalau Mbak Puan mau jadi capres, bagus itu, memberikan pilihan bagi masyarakat kalau ada dua tiga calon atau bahkan 4 lalu kemudian satunya perempuan kan bagus," ungkapnya.

Dalam Survei KedaiKOPI, nama Puan tercatat memiliki elektabilitas 9,6 persen sebagai capres perempuan melalui pertanyaan terbuka.

Setelah Puan, ada Megawati Soekarnoputri 0,7 persen, Susi Pudjiastuti 0,6 persen, Khofifah Indar Parawansa 0,6 persen, Tri Rismaharini 0,5 persen, dan Sri Mulyani 0,2 persen.

Survei Opini Publik ini dimulai pada 3-18 Agustus 2022 di 34 provinsi di Indonesia.

Sebanyak 1197 responden dipilih secara acak dengan menggunakan metode multistage random sampling dengan margin of error ±2,89 peersen pada tingkat kepercayaan 95 persen.

Adapun wawancara dilakukan secara tatap muka dengan menggunakan Computer Assisted Personal Interviewing (CAPI).

Ikuti kami di
© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas