Tribun

BBM Bersubsidi

Prediksi Harga Minyak Turun, Said Iqbal Nilai Kenaikan Harga BBM Dipaksakan

Said Iqbal memprediksi harga minyak dunia akan mengalami penurunan pada akhir bulan September ini.

Penulis: Fahdi Fahlevi
Editor: Hasanudin Aco
zoom-in Prediksi Harga Minyak Turun, Said Iqbal Nilai Kenaikan Harga BBM Dipaksakan
Tribunnews.com/Rizki Sandi Saputra
Presiden Partai Buruh Said Iqbal saat ditemui awak media di depan Gedung Dewan Perwakilan Rakyat RI (DPR), Senayan, Jakarta, Selasa (6/9/2022). 

Laporan wartawan Tribunnews.com, Fahdi Fahlevi

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Presiden Partai Buruh sekaligus Ketua Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal memprediksi harga minyak dunia akan mengalami penurunan pada akhir bulan September ini.

Dirinya mempertanyakan dasar keputusan Pemerintah yang tetap menaikan harga bahan bakar minyak (BBM).

"Harga minyak kan makin turun. Sebulan ini pasti turun sampai 30 September ke harga awal," tutur Said Iqbal dalam konferensi pers virtual, Jumat (9/9/2022).

Baca juga: Lanjutkan Aksi Tolak Kenaikan Harga BBM, Buruh Ancam Geruduk Kantor Pemerintah Daerah

Said Iqbal menilai kebijakan menteri-menteri bidang perekonomian menaikan harga BBM sangat aneh.

"Ini maksudnya apa menteri perekonomian tetap memaksakan naik harga BBM ini, aneh sekali," kata Said Iqbal.

Dirinya mengungkapkan saat ini masyarakat merasakan inflasi akibat kenaikan harga BBM.

Kenaikan harga, kata Said Iqbal, terjadi pada sektor pangan.

Sejumlah bahan kebutuhan pokok mengalami kenaikan harga.

"Ini dikonsumsi oleh kelas menengah ke bawah itu tembus lebih dari 15 persen harga barang akan naik, telur, cabai, bawang kemungkinan beras kalau tidak bisa dikendalikan," pungkas Said Iqbal.

Seperti diketahui, Pemerintah resmi memberlakukan kenaikan harga BBM jenis Pertalite, Solar, dan Pertamax.

Harga terbaru BBM itu mulai berlaku pada Sabtu (3/9/2022) pukul 14.30.

Harga Pertalite naik dari sebelumnya Rp 7.650 per liter menjadi Rp 10.000 per liter, Solar naik dari sebelumnya Rp 5.150 menjadi Rp 6.800 per liter, dan Pertamax naik dari Rp 12.500 menjadi Rp 14.500.
 

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas