Tribun

Pilpres 2024

3 Sosok Berpengaruh Disebut-sebut di Belakang Wacana Duet Anies-AHY pada Pilpres 2024

Wacana duet Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) pada Pilpres 2024 mengemuka.

Editor: Hasanudin Aco
zoom-in 3 Sosok Berpengaruh Disebut-sebut di Belakang Wacana Duet Anies-AHY pada Pilpres 2024
WARTA KOTA/Nur Ichsan
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan bersama Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono saat melayat ke rumah duka Wakil Menteri Pekerjaan Umum periode 2010-2014, Achmad Hermanto Dardak di kawasan Pondok Kelapa, Jakarta Timur, Sabtu (20/8/2022). 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA -  Wacana duet Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) pada Pilpres 2024 mengemuka.

Jika pasangan capres dan cawapres itu terwujud maka setidaknya tiga tokoh berpengaruh disebut-sebut bakal mendapat dukungan dari tiga politikus senior berpengaruh.

Ketiganya adalah Mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), Mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla, dan Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh.

“Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) selaku ayah biologis dan ideologis AHY, Jusuf Kalla sebagai mentor politik Anies, dan Surya Paloh sebagai king maker,” demikian kata Direktur Eksekutif Institute for Democracy and Strategic Affairs (Indostrategic) Ahmad Khoirul Umam, Jumat (16/9/2022) seperti dikutip dari Kompas.com.

Baca juga: Nama Anies Baswedan Masuk Radar Majelis Tinggi Partai Demokrat sebagai Capres 2024

Umam juga mengatakan Anies-AHY punya dukungan dari parpol yang cukup kuat.

Itu bisa terjadi jika tiga partai politik yakni Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Partai Nasdem, serta Partai Demokrat sepakat membentuk koalisi dan mencalonkan Anies-AHY.

Sebab, jumlah total kursi Parlemen yang dimiliki ketiga parpol ketika membentuk koalisi menjadi yang terbesar dengan persentase 28,50 persen.

“Yang terdiri Nasdem 59 kursi, Demokrat dengan 54 kursi, dan PKS yang punya 50 kursi,” ujar dia.

“Artinya, pasangan Anies-AHY bisa memiliki bakal mesin politik yang prima dan kompetitif dalam pertarungan Pilpres 2024,” kata dia.

Di sisi lain, Umam memandang Partai Demokrat hampir pasti melirik Anies untuk menemani AHY dalam Pilpres mendatang.

Sebab, Partai Demokrat ingin mencari sosok yang merepresentasikan perubahan dan perbaikan.

Semangat itu, menurut Umam, tak mungkin dipilih dari figur yang dekat dengan rezim kekuasaan atau menjadi kubu politik Presiden Joko Widodo.

Anies dianggapnya merupakan figur yang memenuhi kriteria tersebut.

“Sudah jamak diketahui Anies merupakan tokoh yang dianggap berbeda dari arus besar kekuasaan Istana saat ini,” ujar dia.

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas