Tribun

Pemerintah akan Berikan BLT untuk Anak Yatim Piatu, Lansia dan Difabel

Pemerintah akan memberikan BLT untuk anak yatim piatu, lansia tunggal dan penyandang disabilitas. Anggaran mencapai Rp 400 miliar.

Penulis: Widya Lisfianti
Editor: Miftah
zoom-in Pemerintah akan Berikan BLT untuk Anak Yatim Piatu, Lansia dan Difabel
(Foto: Humas Setkab/Rahmat)
Presiden Jokowi memberikan keterangan pers bersama Menteri Sosial Tri Rismaharini dan Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah di Istana Merdeka Jakarta, Jumat (16/09/2022) siang. Pemerintah akan memberikan BLT untuk anak yatim piatu, lansia tunggal dan penyandang disabilitas. Anggaran mencapai Rp 400 miliar. 

TRIBUNNEWS.COM - Pemerintah melalui Kementerian Sosial (Kemensos) akan memberikan bantuan langsung tunai (BLT) untuk anak yatim piatu, lansia tunggal dan penyandang disabilitas.

Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini mengatakan, ada tambahan anggaran dari Kementerian Keuangan (Kemenkeu) sebesar Rp 400 miliar.

"Itu akan dipergunakan untuk di bulan Desember, kami akan menyerahkan kurang lebih targetnya 946.863 anak yatim piatu, per anak mendapat Rp200 ribu per bulan," ujar Mensos dalam konferensi pers di Istana Merdeka Jakarta, Jumat (16/9/2022) yang ditayangkan di kanal YouTube Sekretariat Presiden.

Selain itu, pihaknya sedang menyiapkan bantuan untuk lansia tunggal (tidak ada yang merawat) yang usianya di atas 18 tahun.

"Jumlah (lansia) ada 334.011 jiwa, itu kita berikan makanan setiap hari, tetapi uangnya bisa dititipkan ke Pak RT atau Pak RW agar mereka setiap hari memberikan makanan, terutama lansia yang sudah tidak berdaya dan mereka tidak ada keluarganya," tambahnya.

Mensos Risma menambahkan, ada juga bantuan untuk penyandang disabilitas yang akan dibagikan pada bulan Desember 2022 dengan jumlah penerima ada 98.934 orang.

Baca juga: Kemnaker: BSU 2022 Tahap Kedua Cair Minggu Depan, Ini Alasan Tidak Dapat BSU

"Jadi nilainya per harinya Rp21 ribu untuk sesuai dengan jumlah harinya. Jadi kalau yang lansia tunggal itu 31 hari (satu bulan), kemudian penyandang disabilitas 31 hari (satu bulan)," tandasnya.

Sebelumnya, Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) meminta agar pembagian program Bantuan Langsung Tunai Bahan Bakar Minyak (BLT BBM) dan Bantuan Subsidi Upah (BSU) yang telah berjalan sejak akhir Agustus lalu dapat terus dilakukan secara mudah, cepat, dan tepat sasaran.

Hal ini disampaikan Presiden Jokowi dalam keterangan pers bersama Menteri Sosial Tri Rismaharini dan Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah di Istana Merdeka, Jakarta, Jumat (16/09/2022) siang.

Baca juga: Apakah Pekerja Bisa Daftar Jadi Penerima BSU? Ini Kata Kemnaker

"Saya melihat pembagian sudah berjalan dengan baik, dan saya ingin pembagian dilakukan secara mudah, secara cepat dan tepat sasaran," ujar Presiden Jokowi.

Presiden Jokowi memberikan keterangan pers di Istana Merdeka Jakarta, Jumat (16/09/2022)
Presiden Jokowi memberikan keterangan pers bersama Menteri Sosial Tri Rismaharini dan Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah di Istana Merdeka Jakarta, Jumat (16/09/2022) siang.

Kepala Negara melanjutkan, pihaknya selalu meninjau secara langsung proses penyerahan bantuan sosial tersebut dalam setiap kunjungan kerjanya ke daerah. Misalnya pada penyerahan BLT BBM di Kabupaten Jayapura, Kabupaten Kepulauan Tanimbar, dan Kota Bandar Lampung.

"Kemarin juga saya melihat juga di Provinsi Maluku di Kabupaten Maluku Tenggara, di Kota Tual, di Kepulauan Aru dan juga di Kabupaten Maluku Barat Daya," ucapnya.

Seperti diketahui sebelumnya, Pemerintah secara resmi mengumumkan pengalihan subsidi Bahan Bakar Minyak (BBM) pada 3 September 2022 yang lalu agar subsidi yang diberikan pemerintah menjadi lebih tepat sasaran.

Anggaran subsidi tersebut kemudian dialihkan ke dalam bentuk bantalan sosial.

Pertama, BLT BBM dengan alokasi anggaran Rp12,4 triliun yang diberikan kepada 20,65 juta keluarga penerima manfaat sebesar Rp150 ribu per bulan selama empat bulan.

Kedua, BSU dengan alokasi anggaran Rp9,6 triliun diperuntukkan bagi 16 juta pekerja.

(Tribunnews.com, Widya)

Wiki Terkait

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas