Tribun

Pemilu 2024

Megawati Usul Nomor Urut Pemilu Tak Diubah, KPU: Dipertimbangkan

Megawati meminta supaya partai politik (parpol) peserta Pemilu 2024 tetap menggunakan nomor urut yang didapat pada Pemilu 2019 lalu.

Penulis: Mario Christian Sumampow
Editor: Johnson Simanjuntak
zoom-in Megawati Usul Nomor Urut Pemilu Tak Diubah, KPU: Dipertimbangkan
Tribunnews.com/Gita Irawan
Komisioner KPU RI Idham Holik. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Republik Indonesia (RI) bakal mempertimbangkan usulan Ketua Umum PDI Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri terkait tidak mengubah nomor urut partai peserta Pemilu 2024 mendatang.

Megawati meminta supaya partai politik (parpol) peserta Pemilu 2024 tetap menggunakan nomor urut yang didapat pada Pemilu 2019 lalu.

Komisioner KPU RI, Idham Holik memastikan usulan tersebut bakal dipertimbangkan dan dibahas secara internal oleh KPU. Lalu nantinya dikonsultasikan ke DPR RI.

"Masukan tersebut dipertimbangkan dan akan diusulkan dibahas di internal KPU terlebih dahulu sebelum dikonsultasikan ke DPR dan Pemerintah, sebagaimana Pasal 75 ayat 4 UU Nomor 7 Tahun 2017," kata Idham kepada awak media, Senin (19/9/2022).

Lebih lanjut, Idham mengatakan KPU sebagai lembaga penyelenggara pemilu mengapresiasi semua pihak yang memberi masukan terhadap terselenggaranya tahapan Pemilu 2024.

Terlebih partisipasi aktif masyarakat tertuang dalam norma dalam Pasal 4 Huruf b dan c UU Nomor 7 Tahun 2017 yang membahas tujuan pengaturan penyelanggaraan pemilu. 

Di antaranya mewujudkan pemilu yang adil dan berintegritas, serta menjamin konsistensi pengaturan sistem pemilu.

"KPU sangat mengapresiasi kepada semua pihak yang telah memberikan masukan atau usulan agar dalam pengaturan atau kebijakan teknis penyelenggaraan pemilu menjadi lebih baik lagi," imbuhnya.

Baca juga: Gagal Lolos Pemilu 2024, Partai IBU Resmi Gugat KPU ke PTUN

Diketahui Megawati mengusulkan penomoran partai di Pemilu 2024 tidak usah diganti.

Dia memberi usul penomoran partai memakai nomor yang didapat pada pemilu periode sebelumnya untuk menghemat alat peraga, hal tersebut ia sampaikan saat berada di Seoul, Korea Selatan, Jumat (16/9/2022) lalu. 

Megawati mengaku sudah mengusulkan hal itu ke KPU dan Bawaslu. Menurutnya, KPU memahami makna usulan tersebut.

Dengan begitu, kata Megawati, partai lama yang sudah ikut pemilu tidak usah mengambil nomor lagi. Sementara hanya partai barulah yang mengambil nomor.
 

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas