Tribun

Kerusuhan di Stadion Kanjuruhan

Tragedi Kanjuruhan, Presiden Jokowi: Usut Tuntas dan Beri Sanksi yang Bersalah

Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta agar tragedi kerusuhan yang terjadi di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Provinsi Jawa Timur diinvestigasi

Penulis: Taufik Ismail
Editor: Wahyu Aji
zoom-in Tragedi Kanjuruhan, Presiden Jokowi: Usut Tuntas dan Beri Sanksi yang Bersalah
Sekretariat Presiden
Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta agar tragedi kerusuhan yang terjadi di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Provinsi Jawa Timur diinvestigasi hingga tuntas. Presiden menegaskan pihak yang telah terbukti bersalah harus diberi sanksi. 

Laporan Wartawan Tribunnews, Taufik Ismail

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta agar tragedi kerusuhan yang terjadi di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Provinsi Jawa Timur diinvestigasi hingga tuntas.

Presiden menegaskan pihak yang telah terbukti bersalah harus diberi sanksi.

"Sudah saya sampaikan, diinvestigasi tuntas, diberikan sanksi kepada memang yang bersalah," ujar Presiden di Batang, Jawa Tengah, pada Senin, (3/10/2022).

Presiden sendiri telah memerintahkan kepada segenap jajarannya untuk menangani tragedi tersebut. "Saya kira juga perintah saya sudah jelas pada Menkopolhukam, pada Kapolri, pada Menpora dan semuanya sudah jelas," imbuhnya.

Dalam kesempatan terpisah, Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud Md., mengatakan bahwa pemerintah membentuk tim gabungan independen pencari fakta (TGIPF) untuk mengungkap tragedi Kanjuruhan secara tuntas. Tim ini akan dipimpin langsung oleh Menko Polhukam yang keanggotaannya akan ditetapkan paling lama dalam 24 jam ke depan.

Menko Polhukam menjelaskan bahwa tim ini akan terdiri atas pejabat/perwakilan kementerian terkait, organisasi profesi olahraga sepak bola, pengamat, akademisi, dan media massa.

"Nanti akan diumumkan secepatnya. Itu yang tugasnya kira-kira akan bisa diselesaikan dalam dua-tiga minggu ke depan," ungkapnya di Kantor Kemenko Polhukam.

Baca juga: Momen Presiden Jokowi ajak Ganjar Pranowo Satu Mobil di Batang Jawa Tengah

Lebih lanjut, Mahfud mengatakan bahwa untuk langkah jangka pendek pemerintah meminta Polri agar dalam beberapa hari ke depan segera mengungkap pelaku yang terlibat tindak pidana. Polri juga diminta untuk melakukan evaluasi terhadap penyelenggaraan keamanan di daerah setempat.

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas