Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●
Update Jadwal & Skor
Grup K - Matchday 1
Kamis, 18 Juni 2026 | 00:00 WIB
Portugal
Portugal
1 - 1
DR Congo
RD Kongo
Grup L - Matchday 1
Kamis, 18 Juni 2026 | 03:00 WIB
England
Inggris
4 - 2
Croatia
Kroasia
Grup L - Matchday 1
Kamis, 18 Juni 2026 | 06:00 WIB
Ghana
Ghana
1 - 0
Panama
Panama
Grup K - Matchday 1
Kamis, 18 Juni 2026 | 09:00 WIB
Uzbekistan
Uzbekistan
1 - 3
Colombia
Kolombia
Grup A - Matchday 2
Kamis, 18 Juni 2026 | 23:00 WIB
Czechia
Ceko
VS
South Africa
Afrika Selatan
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga

Kamaruddin Simanjuntak: Istri Ferdy Sambo Bukan Korban, Tapi Pelaku

Kamaruddin Simanjuntak menyatakan bahwa istri Ferdy Sambo, Putri Candrawathi bukan korban. Akan tetapi, dia merupakan pelaku dalam kasus tersebut.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Igman Ibrahim
Editor: Johnson Simanjuntak
zoom-in Kamaruddin Simanjuntak: Istri Ferdy Sambo Bukan Korban, Tapi Pelaku
Kolase Tribunnews.com
Kamaruddin Simanjuntak: Istri Ferdy Sambo Bukan Korban, Tapi Pelaku 
Memuat video…

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kuasa hukum Brigadir Yosua Hutabarat alias Brigadir J, Kamaruddin Simanjuntak menyatakan bahwa istri Ferdy Sambo, Putri Candrawathi bukan korban.

Akan tetapi, dia merupakan pelaku dalam kasus tersebut.

Hal tersebut untuk menanggapi pernyataan Ferdy Sambo yang menyatakan bahwa Putri Candrawathi merupakan korban.

Pernyataan itu diungkapkan Sambo saat pelimpahan tahap II di Kejaksaan Agung RI, Jakarta Selatan.

"Istrinya itu bukan korban tapi pelaku," kata Kamaruddin saat dikonfirmasi, Kamis (6/10/2022).

Kamaruddin menuturkan bahwa istri Sambo telah secara jelas mengikuti skenario pembunuhan Brigadir J. Hal itu sesuai dengan perintah Ferdy Sambo.

"Istrinya itu telah melakoni skenario yang dibuat oleh Ferdy Sambo yaitu dari rumah Saguling ke rumah Duren Tiga memakai celana legging, disana pura pura ganti baju dengan memakai baju seksi atau baju piyama yang kelihatan pahanya. Itu kan bagian skenario yang mereka bangun," ungkapnya.

Rekomendasi Untuk Anda

Tak hanya itu, Kamaruddin juga memprotes pernyataan Ferdy Sambo yang masih mengungkit kejadian dugaan pelecehan seksual yang terjadi terhadap sang istri oleh Brigadir J di rumah Magelang.

Menurutnya, hal tersebut merupakan bagian pembelaan dari Ferdy Sambo. Padahal, seluruh tuduhan terkait pelecehan seksual yang dilakukan oleh Brigadir J tak pernah terbukti.

"Awalnya diperkosa di rumah di Duren Tiga karena berhasil saya patahkan, pindah ke tanggal 4 di Magelang, berhasil saya patahkan lagi dengan menunjukkan foto almarhum lagi nyetrika dipuji dipuji (Putri Candrawathi)," jelasnya.

"Kemudian pindah lagi tanggal 7 berhasil saya patahkan karena mereka masih coba coba. Kemudian menginap 1 malam lagi di rumah itu bersama ajudan lain dan asisten rumah tangga kemudian diawal tanggal 8, akhirnya pindah lagi diperkosa entah kapan dan dimana," sambung dia.

Baca juga: Membaca Ungkapan Penyesalan Ferdy Sambo di Kejagung, Pakar Forensik Emosi Nilai Sebagai Strategi

Ia mengingatkan bahwa ancaman pembunuhan terhadap Brigadir J telah berlangsung sejak lama.

Dia pun memiliki bukti yang memperlihatkan bahwa almarhum terus mengalami ancaman sebelum akhirnya dibunuh.

"Yang jelas tanggal 19 Juni dia sudah diancam dibunuh, tanggal 21 Juni sudah diancam mau dibunuh, terakhir 7 Juli diancam dibunuh. Kemudian tanggal 8 Juli dibunuh. Artinya dalil dia bohong. Karena ada rekam jejak elektronik yang mengarah ke pembunuhan berencana," pungkasnya.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas