Tribun

Polisi Tembak Polisi

Membaca Ungkapan Penyesalan Ferdy Sambo di Kejagung, Pakar Forensik Emosi Nilai Sebagai Strategi

Pakar Forensik Emosi menilai pernyataan Ferdy Sambo setelah dilimpahkan penyidik Bareskrim Polri ke Kejaksaan Agung memiliki makna tersendiri.

Penulis: Adi Suhendi
zoom-in Membaca Ungkapan Penyesalan Ferdy Sambo di Kejagung, Pakar Forensik Emosi Nilai Sebagai Strategi
Tribunnews.com/ Puspenkum Kejaksaan Agung
Ferdy Sambo saat tiba di Bareskrim Polri pada 4 Agustus 2022 (kiri) dan Ferdy Sambo saat pelimpahan di Kejaksaan Agung pada 5 Oktober 2022 (kanan). Pakar Forensik Emosi Handoko Gani mengungkap makna pernyataan Ferdy Sambo saat bicara di Kejaaksaan Agung. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Eks Kadiv Propam Polri Ferdy Sambo memberikan pernyataan di hadapan awak median setelah dilakukan pelimpahan dari penyidik Bareskrim Polri ke Kejaksaan.

Ferdy Sambo terhitung sudah dua kali berbicara langsung di hadapan media sejak kasus pembunuhan berencana terhadap Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir J mencuat.

Ferdy Sambo diketahui berbicara soal kasusnya di hadapan awak media saat dirinya masih berstatus anggota Polri dan menjabat sebagai Kadiv Propam Polri pada 4 Agustus 2022 lalu.

Saat itu, Ferdy Sambo datang ke Bareskrim dikawal sejumlah ajudannya.

Saat datang di Bareskri, Ferdy Sambo yang mengenakan seragam Polri memberikan pernyataan kepada awak media.

Baca juga: Ayah Brigadir J Tidak Ingin Bicara Maaf Memaafkan dengan Ferdy Sambo Terlalu Jauh, Ini Alasannya

Mengenakan masker hitam, ia berbicara di hadapan sejumlah awak media.

Berikut pernyataan lengkap Ferdy Sambo di Barekrim Polri:

Hari ini saya hadir memenuhi panggilan penyidik Bareskrim Polri. Pemeriksaan hari ini adalah pemeriksaan yang keempat. Saya sudah memberikan keterangan kepada penyidik Polres Jakarta Selatan, Polda Metro Jaya, dan sekarang yang keempat di Bareskrim Polri.

Selanjutnya saya juga ingin menyampaikan permohonan maaf kepada institusi terkait peristiwa di rumah dinas saya di Duren Tiga.

Kemudian yang kedua saya selaku ciptaan Tuhan menyampaikan permohanan maaf kepada institusi Polri. Demikian juga saya menyampaikan belasungkawa atas meninggalnya Brigadir Yosua semoga keluarga diberikan kekuatan. Namun semua itu terlepas dari apa yang telah dilakukan saudara Yosua kepada istri dan keluarga saya.

Selanjutnya saya harapkan kepada seluruh pihak-pihak dan masyarakat untuk bersabar tidak memberikan asumsi persepsi yang membuat simpang siurnya peristiwa di rumah dinas saya.

Saya mohon doa agar istri saya segera pulih dari trauma dan anak-anak saya juga bisa melewati kondisi ini. Sekian dan terima kasih.

Kadiv Propam non aktif Irjen Pol Ferdy Sambo tiba di gedung Bareskrim Polri untuk menjalani pemeriksaan di Jakarta, Kamis (4/8/2022). Irjen Pol Ferdy Sambo akan diminta keterangan oleh tim khusus bentukan Kapolri terkait kasus kematian ajudannya, Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J yang tewas di rumah dinasnya pada 8 Juli 2022 lalu. TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Ferdy Sambo saat tiba di gedung Bareskrim Polri untuk menjalani pemeriksaan pada Kamis (4/8/2022). (TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN)

Baca juga: Pakar Mikro Ekspresi Baca Wajah Ferdy Sambo saat Sampaikan Maaf: Terlihat Tidak Ada Rasa Takut

Setelah itu, Ferdy Sambo pun meninggalkan kerumunan wartawan dibantu pengawalnya.

Lain halnya dengan pernyataan Ferdy Sambo di Kejaksaan Agung.

Ia terlihat mengenakan rompi tahanan merah khas Kejaksaan Agung, Rabu (5/10/2022).

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas