Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Pimpinan Komisi III DPR: Usut Tuntas Tragedi Kanjuruhan

Wakil Ketua Komisi III DPR RI Fraksi Partai NasDem Ahmad Sahroni meminta tragedi di Stadion Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur untuk diusut tuntas.

Tribun X Baca tanpa iklan
Penulis: Chaerul Umam
Editor: Johnson Simanjuntak
zoom-in Pimpinan Komisi III DPR: Usut Tuntas Tragedi Kanjuruhan
Kolase Tribunnews/Suryamalang.com
kolase foto Arema berduka atas tragedi Kanjuruhan dan spanduk bertuliskan Usut Tuntas atas tragedi yang menelan ratusan korban jiwa di Stadion Kanjuruhan bertebaran di sudut-sudut Kota Malang, Selasa (4/10/2022). Aremania mengancam akan turun ke jalan jika dalam waktu 7 hari tak ada tersangka 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Wakil Ketua Komisi III DPR RI Fraksi Partai NasDem Ahmad Sahroni meminta tragedi di Stadion Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur untuk diusut tuntas.

Jika ditemukan unsur pelanggaran, dia meminta langsung diproses penindakan.

Adapun sejauh ini, jumlah polisi yang diperiksa tim investigasi terkait tragedi Stadion Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur bertambah. 

Kadiv Humas Polri Irjen Pol Dedi Prasetyo mengungkapkan, kini sudah ada 31 polisi yang diperiksa terkait kasus itu.

"Saya minta kasus ini benar-benar diusut tuntas sampai ke pimpinannya. Dari saksi-saksi yang sudah terkumpul, jika ditemukan unsur pelanggaran, mohon segara langsung proses penindakan. Juga upaya investigasi jangan berhenti sampai di sini, karena tidak menutup kemungkinan masih ada oknum-oknum lainnya bahkan pimpinannya yang terlibat," kata Sahroni dalam keterangannya, Kamis (6/10/2022).

Sahroni juga meminta agar pengusutan kasus ini tidak memakan waktu yang lama, karena publik mengikuti seluruh prosesnya dengan cermat.

Baca juga: Kerabat Tewas di Stadion Kanjuruhan, Warga Jember Diduga Dipungli Biaya Antar Jenazah Rp 2,5 Juta

"Jika ingin mengembalikan kepercayaan publik, maka dalam melakukan investigasi ini polisi jangan berbelit-belit. Publik menonton, jadi proses semuanya harus cepat, transparan, dan menjerat semua pihak yang harus bertanggung jawab tanpa pandang bulu," tandasnya.

Rekomendasi Untuk Anda
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas