Tribun

Bertemu Ketua Parlemen Rusia, Puan Bahas Soal Ukraina hingga Minat Vladimir Putin Kembangkan IKN

Ketua DPR RI Puan Maharani melakukan pertemuan bilateral dengan pimpinan Parlemen Rusia Valentina Matviyenko bahas Ukraina hingga IKN.

Penulis: Reza Deni
Editor: Adi Suhendi
zoom-in Bertemu Ketua Parlemen Rusia, Puan Bahas Soal Ukraina hingga Minat Vladimir Putin Kembangkan IKN
istimewa
Ketua DPR RI Puan Maharani (tengah) bersama Chairwoman of the Federation Council of the Russian Federation, Valentina Matviyenko (kanan). 

Laporan Reporter Tribunnews.com, Reza Deni

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Ketua DPR RI Puan Maharani melakukan pertemuan bilateral dengan Chairwoman of the Federation Council of the Russian Federation, Valentina Matviyenko.

Sejumlah isu dibahas Puan Maharani saat bertemu dengan pimpinan Majelis Tinggi Parlemen Rusia itu.

Pertemuan antara Puan dengan Valentina Matviyenko dilakukan di sela-sela perhelatan the 8th G20 Parliamentary Speakers’ Summit (P20) yang digelar di Gedung DPR, Kompleks Parlemen, Jakarta, Kamis (6/10/2022).

Salah satu hal yang dibahas adalah terkait konflik antara Rusia dan Ukraina.

“Indonesia mendorong agar perang segera dihentikan, dan agar dialog dan diplomasi dikedepankan,” kata Puan.

Dalam berbagai pertemuan dengan pimpinan parlemen lain, Puan selalu mendorong agar dunia internasional tetap mendukung jalur dialog dan diplomasi sebagai salah satu upaya menghentikan perang Ukraina dan Rusia.

Baca juga: Terima Ketua Parlemen Rusia, Ketua MPR RI Bamsoet Serukan Penyelesaian Damai Konflik Rusia - Ukraina

Dia juga selalu menyampaikan posisi Indonesia terhadap konflik kedua negara tersebut di mana Indonesia menghormati tujuan dan prinsip piagam PBB serta hukum internasional.

Sama seperti yang disinggung saat bertemu pimpinan parlemen Ukraina kemarin, Puan menyebut konflik kedua negara itu telah membawa dampak yang berat bagi banyak negara di dunia.

Khususnya, kata Puan, terkait pasokan pangan (gandum dan pupuk) serta energi.

“Indonesia berharap agar inisiatif untuk membuka alur pasok pangan ataunBlack Sea Grain Initiative) tetap dipertahankan, untuk kepentingan bersama seluruh pihak,” ucap dia.

Puan berharap pihak parlemen Rusia dan Ukraina dapat memainkan peran untuk membantu penyelesaian konflik.

Baca juga: Sultan Najamudin dan Pimpinan DPD Sambut Kunjungan Orang Nomor 3 di Rusia, Ini yang Dibahas

Dia juga menyinggung soal satuan tugas yang dibuat Inter-Parliamentary Union (IPU) untuk menjadi jembatan perdamaian bagi Rusia dan Ukraina.

“Indonesia, sebagai bagian dari anggota Task Force IPU telah melakukan kunjungan ke Parlemen Rusia dan juga Ukraina sebagai bagian dari upaya untuk mengupayakan perdamaian melalui peran diplomasi parlemen,” tambah Puan.

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas