Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Presiden Jokowi Terima Anugrah Perdamaian Imam Hasan bin Ali 2022

Wakil Presiden Indonesia (Wapres RI) Ma'ruf Amin mewakili Presiden Jokowi menerima penghargaan tersebut dalam kunjungan kerjanya ke Abu Dhabi,

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Larasati Dyah Utami
zoom-in Presiden Jokowi Terima Anugrah Perdamaian Imam Hasan bin Ali 2022
Sekretariat Presiden
Presiden Jokowi. 

Laporan Wartawan Tribunnews, Larasati Dyah Utami

TRIBUNNEWS.COM, ABU DHABI - Presiden Indonesia (RI) Joko Widodo (Jokowi) menerima Anugrah Perdamaian “Imam Hasan bin Ali International Peace Prize Award" Tahun 2022.

Wakil Presiden Indonesia (Wapres RI) Ma'ruf Amin mewakili Presiden Jokowi menerima penghargaan tersebut dalam kunjungan kerjanya ke Abu Dhabi, Persatuan Emirat Arab (PEA) pada 2 November.

Penghargaan tersebut diberikan Presiden Abu Dhabi Forum for Peace (ADFP), Sheikh Abdullah Bin Bayyah dan Sekjen ADFP, Al Mahfouzh Bin Bayyah kepada Wapres RI.

Penghargaan ini diberikan sebagai pengakuan atas kontribusi Presiden Jokowi terhadap upaya luar biasa Indonesia dalam menyebarkan perdamaian dan toleransi, baik di kawasan maupun dunia.

“PEA dan Indonesia memiliki hubungan yang sangat dekat dan memiliki kesamaan pandangan dalam hal penyebaran nilai-nilai Islam yang damai, moderat dan positif. Kami akan mengawal kerja sama kedua negara agar semakin erat lagi," ujar Husin Bagis, Duta Besar RI untuk PEA lewat pernyataan hari Jumat (4/11/2022).

Baca juga: Presiden UEA Mohamed Bin Zayed Al Nahyan Konfirmasi Kehadiran pada KTT G20 di Bali

Kepada Sheikh Abdullah Bin Bayyah, Wapres RI menyampaikan dukungannya atas penyelenggaraan Forum Perdamaian Abu Dhabi ke-9.

Rekomendasi Untuk Anda

Kiai Ma'ruf juga mengajak untuk bersama-sama mengedepankan solusi damai di tengah situasi global yang penuh tantangan.

Wapres RI juga menyambut baik kerja sama RI-PEA dalam memajukan nilai-nilai Islam yang moderat, diantaranya pengiriman imam-imam Indonesia ke PEA, pembangunan masjid di kedua negara, dan kerjasama di bidang Pendidikan Tinggi Islam.

Sebaliknya, Presiden ADFP mengapresiasi keberhasilan Indonesia sebagai model kerukunan beragama dan toleransi.

"ADFP siap untuk terus bekerja sama menyebarkan nilai-nilai perdamaian, moderasi dalam Islam, toleransi dan keberagaman," ujarnya.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas