Tribun

Virus Corona

Kasus Covid-19 Naik Lagi, Kemenkes Sarankan Semua Provinsi Batasi Konser Musik 

Konser maupun kegiatan berkerumun selain berpotensi sebagai sumber penularan Covid-19 juga bisa menimbulkan kerusuhan.

Penulis: Rina Ayu Panca Rini
Editor: Willem Jonata
zoom-in Kasus Covid-19 Naik Lagi, Kemenkes Sarankan Semua Provinsi Batasi Konser Musik 
TRIBUNNEWS.COM/Firda Fitri Yanda
Ilustrasi konser musik. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Rina Ayu

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA -- Kementerian Kesehatan RI (Kemenkes) menyambut baik kebijakan pemprov DKI yang akan membatasi kegiatan festival musik atau konser.

Juru Bicara Kemenkes Mohammad Syahril mengatakan, kebijakan itu perlu diadaptasi oleh semua provinsi di Indonesia.

"Harus dilakukan oleh semua seluruh yang terkait. Terima kasih kepada DKI Jakarta, saya kira bukan hanya DKI seluruh provinsi harus ditertibkan (kegiatan kerumunan)," ujar dia dalam konferensi pers, Kamis (10/11/2022).

Baca juga: Sandiaga Uno: Presiden Jokowi Izinkan Konser Musik Digelar dengan Protokol Kesehatan Ketat

Menurutnya, konser maupun kegiatan berkerumun selain berpotensi sebagai sumber penularan Covid-19 juga bisa menimbulkan kerusuhan.

"Harus bijaksana dalam melakukan hal ini artinya apa kerumunan yang begitu besar 
bukan saja akan menyebabkan penularan atau masalah covid tadi kita lihat beberapa kerusuhan terjadi karena kerumunan yang tidak bisa diatur," imbuh plt dirut RSPI Sulianti Suroso ini.

Diketahui, tren kasus positif Covid-19 di Indonesia melonjak selama satu pekan terakhir atau tepatnya awal November 2022. Jika dipersentasekan angka kenaikan hampir 50 persen.

Kasus positif harian tercatat 4.707 kasus pada Selasa (1/11/2022). Secara perlahan jumlahnya terus bertambah. Bahkan hingga Rabu (9/11/2022) kemarin bertambah 6.186 kasus.

Dikutip dari Tribun Jakarta, Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta, Heru Budi Hartono meminta Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Disparekraf) memperketat izin penyelenggaraan konser di Jakarta.

Bahkan, eks Wali Kota Jakarta Utara ini sudah menyampaikan langsung terkait hal ini kepada Kepala Disparekraf DKI Jakarta, Andhika Permata.

"Iya diperketat. Kemarin saya minta kepada kepala dinas pariwisata untuk mengurangi perizinan," katanya di Monas, Jakarta Pusat, Kamis (10/11/2022).

Sebagai contoh ia membahas soal kapasitas konser yang diturunkan.

Apalagi, kasus konfirmasi Covid-19 di DKI Jakarta sudah memasuki level 3.

Di mana kasus konfirmasi mingguan di DKI Jakarta mencapai 106,63 per 100.000 orang, dan kasus perawatan mingguan di DKI Jakarta mencapai 6,59.

"Misalnya ruangannya cukup untuk 100, itu jangan 100 tetapi dikurangi jadi 60 atau 70," lanjutnya.

© 2023 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas